Sarifah, Sarifah (2026) Strategi Komunikasi Dakwah Di Kalangan Generasi Muda Melalui Media Sosial (Studi Kasus Majelis Taklim dan Sholawat I’natutTholibin). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_KPI_211330143_COVER.pdf Download (456kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330143_LAMPIRAN DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330143_BAB I.pdf Download (699kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330143_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (825kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330143_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (562kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330143_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (1MB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330143_BAB V.pdf Download (449kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330143_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (225kB) |
Abstrak
Perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, termasuk dalam aktivitas dakwah Islam. Generasi muda sebagai kelompok yang paling aktif menggunakan media sosial menjadi sasaran strategis dalam penyampaian pesan-pesan keagamaan di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi dakwah yang dilakukan oleh Majelis Taklim dan Sholawat I’anatut Tholibin melalui media sosial dalam menjangkau generasi muda, mengetahui persepsi generasi muda terhadap dakwah digital tersebut, serta mengidentifikasi dampak dakwah digital terhadap kehidupan religius generasi muda di Kampung Wanasaba, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengurus Majelis Taklim dan Sholawat I’anatut Tholibin, tim kreatif media sosial, jamaah, serta generasi muda. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teori Uses and Gratification digunakan sebagai landasan analisis untuk memahami kebutuhan dan motivasi audiens dalam mengonsumsi konten dakwah digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Taklim dan Sholawat I’anatut Tholibin telah menerapkan strategi komunikasi dakwah digital secara efektif melalui perencanaan konten, pemilihan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube, serta evaluasi berbasis interaksi audiens. Dakwah digital yang disajikan mampu memenuhi kebutuhan kognitif, afektif, identitas pribadi, integrasi sosial, dan kebutuhan spiritual generasi muda. Persepsi generasi muda terhadap dakwah digital majelis ini cenderung positif karena penyajiannya yang komunikatif, visual, dan relevan dengan kehidupan mereka. Selain itu, dakwah digital memberikan dampak positif berupa meningkatnya minat terhadap kegiatan keagamaan, kesadaran religius, serta penguatan ukhuwah Islamiyah di ruang digital. Dengan demikian, dakwah melalui media sosial terbukti menjadi strategi yang relevan dan efektif dalam menyampaikan pesan Islam kepada generasi muda. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam kajian komunikasi dakwah serta menjadi referensi praktis bagi lembaga dakwah dalam mengembangkan strategi dakwah digital yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Strategi Komunikasi Dakwah, Media Sosial, Generasi Muda, Uses and Gratification, Dakwah Digital. |
| Subjek: | 2x7 Filsafat dan perkembangannya > 2x7.2 Da’wah Islam > 2x7.24 Alat da’wah termasuk metode; dana dan media |
| Divisi: | Fakultas Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| User Penyetor: | S.E. Amelia Nurazizah Wijaya |
| Tanggal Disetorkan: | 24 Jun 2026 07:07 |
| Perubahan Terakhir: | 24 Jun 2026 07:07 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18788 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
