Rahma, Hafizha Zulya (2025) Kontekstualisasi Kecemasan (Anxiety) Pada Perempuan Dalam Al-Qur’an (Studi Tafsir Al-Marāghī karya Aḥmad Muṣṭafā Al-Marāghī). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_IAT_211320068_Judul.pdf Download (301kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320068_Lampiran Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320068_Bab I.pdf Download (457kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320068_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (686kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320068_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (563kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320068_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (937kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320068_Bab V.pdf Download (248kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320068_Daftar Pustaka.pdf Download (304kB) |
Abstrak
Perempuan kerap digambarkan sebagai sosok lemah dan emosional, sehingga rentan mengalami kecemasan. Gangguan ini sering muncul akibat tekanan sosial, budaya, dan pengalaman hidup yang memicu rasa takut berlebih. Dalam Islam, Al-Qur‟an mengisyaratkan bahwa kecemasan adalah bagian dari ujian hidup yang dapat menjadi motivasi positif jika dihadapi dengan iman dan kesabaran. Penelitian ini membahas tiga fokus utama: 1) bagaimana perempuan digambarkan dalam Al-Qur‟an, 2) bagaimana bentuk kecemasan (Anxiety) pada perempuan dalam Al-Qur‟ān, 3) serta bagaimana penafsiran dan solusi menurut Tafsir Al-Marāghī. Tujuannya adalah memahami posisi perempuan dalam Al-Qur‟ān dan menawarkan pendekatan keagamaan terhadap kecemasan berlebih. Metode dan teori yang digunakan peneliti adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), sumber primer dalam penelitian ini adalah Al-Qur‟ān dan Tafsir Al-Marāghī. Teori Sigmund Freud yang memandang kecemasan sebagai konflik batin dalam diri manusia dan David H. Barlow yang menekankan pada reaksi otak terhadap ancaman masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur‟ān secara tersirat memberi perhatian pada kondisi emosional manusia, termasuk perempuan, yang rentan terhadap kecemasan. Tafsir Al-Marāghī menekankan pentingnya pendekatan spiritual, seperti dzikir, tawakal, dan keimanan yang kuat, dalam mengatasi gangguan kecemasan. Dengan demikian, pemahaman Al-Qur‟ān secara kontekstual melalui tafsir dapat menjadi solusi preventif dan kuratif dalam menangani kecemasan perempuan secara holistik, baik secara psikologis maupun spiritual.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Kecemasan (Anxiety), perempuan, Al-Qur‟ān, tafsir Al Marāghī. |
| Subjek: | 2x1 Al Quran dan ilmu yang terkait > 2x1.4 Kumpulan ayat-ayat dan surat-surat tertentu |
| Divisi: | Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| User Penyetor: | SIP irfan chudri halim |
| Tanggal Disetorkan: | 06 Aug 2026 04:47 |
| Perubahan Terakhir: | 06 Aug 2026 04:49 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/19009 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
