Fakhira, Ratu Razita (2025) Strategi Komunikasi dalam Meningkatkan Pengumpulan Zakat (Studi Kasus BAZNAS Kota Tangerang). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_KPI_211330027_Cover.pdf Download (174kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330027_Lampiran Depan.pdf Download (410kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330027_Bab I.pdf Download (283kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330027_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (282kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330027_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (191kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330027_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (873kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330027_Bab V.pdf Download (161kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330027_Daftar Pustaka.pdf Download (175kB) |
Abstrak
Zakat sebagai salah satu pilar Islam memiliki dimensi ibadah sekaligus fungsi sosial dalam menciptakan keadilan dan kesejahteraan umat. Di Indonesia, zakat dikelola secara resmi oleh BAZNAS, termasuk BAZNAS Kota Tangerang yang aktif menghimpun, mengelola, dan mendistribusikan dana zakat, infaq, dan sedekah (ZIS). Meskipun tren pengumpulan zakat meningkat tiap tahun, kesadaran masyarakat masih rendah. Banyak muzakki belum memahami pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, ditambah rendahnya literasi digital dan kurangnya kepercayaan terhadap sistem zakat online. Penelitian ini mengkaji tiga fokus utama: strategi komunikasi BAZNAS Kota Tangerang dalam meningkatkan penghimpunan zakat, dampak strategi tersebut terhadap jumlah muzakki dan optimalisasi dana, serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi. Fenomena di lapangan menunjukkan masih minimnya penggunaan layanan zakat digital, kecenderungan masyarakat menyalurkan zakat langsung ke mustahik, serta keterbatasan personel untuk sosialisasi tatap muka secara luas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus di kantor BAZNAS Kota Tangerang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pimpinan dan staf, observasi kegiatan, serta dokumentasi. Analisis menggunakan model komunikasi Harold D. Lasswell, yang menekankan lima unsur utama: komunikator, pesan, media, audiens, dan efek. Model ini membantu menjelaskan bagaimana BAZNAS membangun proses komunikasi dalam menghadapi tantangan sosial dan digital. Hasil penelitian menunjukkan strategi komunikasi BAZNAS meliputi pembangunan kepercayaan publik, segmentasi muzakki, pemanfaatan media digital dan tradisional, serta edukasi berkelanjutan. Strategi ini terbukti efektif meningkatkan penghimpunan zakat pada 2022–2024. Namun, kendala tetap ada, seperti keterbatasan SDM, rendahnya literasi digital masyarakat, dan stigma sosial terhadap lembaga zakat. Meski demikian, transparansi program, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi dengan tokoh agama berhasil meningkatkan kepercayaan publik. Kesimpulannya, strategi komunikasi BAZNAS cukup efektif, tetapi masih perlu diperkuat dengan penambahan SDM dan perluasan edukasi digital.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Strategi komunikasi, zakat, BAZNAS, kota tangerang, muzakki |
| Subjek: | 300 Ilmu-ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Komunikasi |
| Divisi: | Fakultas Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 02 Mar 2026 03:02 |
| Perubahan Terakhir: | 02 Mar 2026 03:02 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18307 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
