Aliyah, Qurotul (2025) Inovasi Radio Republik Indonesia (RRI) Banten dalam Mempertahankan Eksistensinya sebagai Lembaga Penyiaran Publik di Era Digital. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_KPI_211330116_Cover.pdf Download (185kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330116_Lampiran Depan.pdf Download (775kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330116_BAB I.pdf Download (331kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330116_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (332kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330116_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (240kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330116_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (1MB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330116_BAB V.pdf Download (158kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211330116_Daftar Pustaka.pdf Download (235kB) |
Abstrak
Perkembangan teknologi telah mengubah pola komunikasi dan akses informasi masyarakat, mendorong media digital menjadi pilihan utama. Akibatnya, radio mengalami penurunan pendengar, termasuk RRI. Meski demikian, RRI Banten tetap berkomitmen melayani publik, meski menghadapi tantangan SDM dan teknis sehingga membutuhkan inovasi untuk tetap eksis. Penelitian ini mengangkat dua rumusan masalah: (1) Strategi RRI Banten dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan kualitas layanan, dan (2) Inovasi yang dilakukan untuk mempertahankan eksistensinya di era digital. Penelitian bertujuan untuk menjelaskan kedua aspek tersebut dengan menggunakan teori Manajemen Strategis (Fred R. David) dan Konvergensi Media (Henry Jenkins). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, dapat disimpulkan bahwa strategi yang dilakukan oleh RRI Banten yaitu dengan 1) Melakukan riset terlebih dahulu sebelum membuat program atau topik siaran, 2) Mempromosikan program yang akan tayang dengan menyebarkan poster kegiatan di media sosial dan iklan, 3) Melakukan live streaming di media sosial, 4) Membedakan program siarannya sesuai dengan segmentasi umur, 5) Mempunyai corporate university untuk pengembangan kompetensi SDM, 6) Membuka media partner dan kunjungan dari instansi lain ke kantor RRI Banten, 7) Mempunyai program bernama “Cek Fakta” dan “Halo RRI” dan 8) Menyiarkan ulang program siaran yang sudah tayang di akun YouTube RRI Banten. Adapun inovasi yang dilakukan oleh RRI Banten yaitu dengan merambah dan menguasai platform digital, seperti 1) Instagram, 2) Tiktok, dan 3) YouTube, serta 4) Memiliki program khsusus bernama „Goes to Campus‟. Strategi dan inovasi yang dilakukan oleh RRI Banten tersebut terbukti dapat meningkatkan rating pendengar dan tetap eksis sebagai lembaga penyiaran publik di era digital ini dilihat dari hasil survey dengan sampel 1.721 responden, menunjukkan bahwa 1.697 masyarakat Banten pernah mendengarkan dan menonton RRI Banten.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Strategi, Inovasi, Eksistensi, RRI Banten, Era Digital |
| Subjek: | 000 Karya Umum > 070 Berita media, jurnalisme & penerbitan 100 Filsafat & Psikologi > 110 Metafisika > 111 Ontologi > 111.6 Terbatas dan Tak Terbatas > 000 Karya Umum > 070 Berita media, jurnalisme & penerbitan |
| Divisi: | Fakultas Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
| Tanggal Disetorkan: | 18 Nov 2025 06:07 |
| Perubahan Terakhir: | 18 Nov 2025 06:07 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/17755 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
