Fiani, Zahra Guna (2025) Toxic Relationship Dan Dampaknya Pada Identitas Diri Karyawan Yang Berpacaran Di PT Orro Home BSD City. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_BKI_191520165_COVER.pdf Download (90kB) |
|
|
Teks
S_BKI_191520165_LAMPIRAN DEPAN.pdf Download (425kB) |
|
|
Teks
S_BKI_191520165_BAB I.pdf Download (216kB) |
|
|
Teks
S_BKI_191520165_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (226kB) |
|
|
Teks
S_BKI_191520165_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (88kB) |
|
|
Teks
S_BKI_191520165_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (219kB) |
|
|
Teks
S_BKI_191520165_BAB V.pdf Download (12kB) |
|
|
Teks
S_BKI_191520165_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (147kB) |
Abstrak
Toxic relationship diartikan sebagai hubungan beracun antar individu yang mengakibatkan munculnya berbagai macam masalah dan kerugian akan hubungan yang sedang dijalani. Toxic relationship bisa terjadi di dalam semua hubungan individu, baik itu pasangan, keluarga ataupun teman. Hubungan yang toxic dapat membuat penderita mengalami gangguan mental serta memicu tekanan emosional. Rumusan Masalah dalam Penelitian ini, yaitu bagaimana fenomena toxic relationship terhadap identitas diri karyawan yang berpacaran di PT Orro Home BSD City? Dan bagaimana dampak toxic relationship pada identitas diri pada karyawan yang berpacaran di PT Orro Home BSD City? Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena toxic relationship pada karyawan yang berpacaran di PT Orro Home BSD City dan dampaknya terhadap identitas diri mereka. Berdasarkan wawancara dengan tiga responden, yaitu AJ, VHD, dan NRF, penelitian ini menemukan bahwa hubungan yang penuh dengan kecemburuan berlebihan, kontrol yang merusak, kekerasan emosional dan fisik, serta pengkhianatan memiliki dampak yang signifikan terhadap kehidupan pribadi, sosial, dan profesional mereka. Para responden mengalami penurunan rasa percaya diri, ketidakamanan sosial, serta gangguan psikologis seperti kecemasan dan depresi, yang memengaruhi kinerja dan interaksi sosial di tempat kerja. Selain itu, identitas diri mereka juga mengalami perubahan negatif akibat tekanan yang ditimbulkan oleh hubungan yang tidak sehat. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan memberikan dukungan yang lebih besar melalui layanan konseling, pelatihan pengelolaan hubungan sehat, dan menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesejahteraan mental karyawan. Dukungan ini diharapkan dapat membantu karyawan mengatasi dampak negatif dari toxic relationship dan meningkatkan kualitas kehidupan pribadi serta profesional mereka. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan bentuk studi kasus. Responden dalam penelitian ini mengalami keterbatasan yaitu hanya 3 orang. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Toxic relationship, identitas diri, kesejahteraan emosional, |
| Subjek: | 100 Filsafat & Psikologi > 150 Psikologi > 158 Terapan Psikologi > 158.3 Psikologi Konseling, Penyuluhan, Pemberian Nasehat dan Wawancara |
| Divisi: | Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam |
| User Penyetor: | S.E. Amelia Nurazizah Wijaya |
| Tanggal Disetorkan: | 05 Mar 2026 07:23 |
| Perubahan Terakhir: | 05 Mar 2026 07:23 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18354 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
