Fatullah, Erfan (2025) معنى الكلمات في الأغنية هو القرآن لماهر زين (دراسة سيميائية بنظرية رولاند بارس). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_BSA_211360048_Cover.pdf Download (944kB) |
|
|
Teks
S_BSA_211360048_Lampiran Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
S_BSA_211360048_BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
S_BSA_211360048_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (956kB) |
|
|
Teks
S_BSA_211360048_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (1MB) |
|
|
Teks
S_BSA_211360048_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (1MB) |
|
|
Teks
S_BSA_211360048_BAB V.pdf Download (690kB) |
|
|
Teks
S_BSA_211360048_Daftar Pustaka.pdf Download (925kB) |
Abstrak
Lagu "Huwa al-Qur’ān" karya Maher Zain merupakan karya musik religi kontemporer yang sarat akan makna denotatif, konotatif, serta pesan dakwah yang mendalam. Lagu ini tidak hanya menyampaikan pujian terhadap Al-Qur’an sebagai kitab suci, tetapi juga menyeru umat Islam untuk kembali kepada nilai-nilai Ilahi. Makna denotatif lagu tampak dalam ungkapan eksplisit seperti "فيه شفاء ٌ للصدور" (di dalamnya ada penyembuh bagi hati), yang secara langsung merujuk pada isi kandungan Al-Qur’an sebagaimana disebutkan dalam QS. Yūnus:57. Sementara itu, makna konotatif muncul dalam simbolisme seperti “نور” (cahaya) dan “ شفيعنا يوم ,yang melambangkan petunjuk )syafaat pada hari kebangkitan( ”النشور keselamatan, dan harapan spiritual. Penelitian ini merumuskan tiga pertanyaan utama: pertama, bagaimana makna denotatif dalam lirik lagu Huwa al-Qur’ān? Kedua, bagaimana makna konotatif dalam lirik lagu Huwa al-Qur’ān? ketiga, bagaimana pesan dakwah yang disampaikan oleh maher zain dalam lagu tersebut? Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap lapisan-lapisan makna dalam lagu Huwa al-Qur’ān, khususnya melalui analisis semiotik Roland Barthes yang mencakup dua tataran makna: denotatif dan konotatif, serta mengkaji bagaimana pesan-pesan dakwah dibentuk dan disampaikan melalui simbol-simbol religius dalam lirik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Maher Zain menggunakan simbol-simbol keagamaan secara intens untuk membangun hubungan emosional dan spiritual dengan pendengarnya. Makna denotatif membentuk dasar pemahaman literal terhadap fungsi Al-Qur’an, sementara makna konotatif memperluas cakupan makna menuju pemahaman spiritual dan transendental. Pesan dakwah dalam lagu ini mengajak umat Islam untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pusat kehidupan, sumber ketenangan batin, serta kunci kebahagiaan dunia dan akhirat. Dengan demikian, pendekatan semiotika Barthes mampu mengungkap bagaimana lirik lagu Huwa Al-Qur’ān menyampaikan dakwah secara estetik dan simbolik melalui perpaduan makna bahasa dan musik.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Huwa al-Qur’ān, pesan dakwah, semiotika roland Barthes |
| Subjek: | 800 Sastra, Retorika & Kritik > 890 lainnya literatur > 892 Afro-Asiatic literatures; Semitic literatures |
| Divisi: | Fakultas Ushuluddin dan Adab > Bahasa dan Sastra Arab |
| User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
| Tanggal Disetorkan: | 23 Feb 2026 04:34 |
| Perubahan Terakhir: | 23 Feb 2026 04:34 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18248 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
