Nur'Aeni, Nur'Aeni (2025) نضال الفلسطين ومقاومتهافي أغنية سنظلّ ياغزّة لمسعود كورتيس (تحليل الخطاب النقدي بنظرية نورمان فيركالف). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_BSA_211360084_Cover.pdf Download (776kB) |
|
|
Teks
S_BSA_211360084_Lampiran Depan.pdf Download (975kB) |
|
|
Teks
S_BSA_211360084_BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
S_BSA_211360084_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (1MB) |
|
|
Teks
S_BSA_211360084_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (1MB) |
|
|
Teks
S_BSA_211360084_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (1MB) |
|
|
Teks
S_BSA_211360084_BAB V.pdf Download (699kB) |
|
|
Teks
S_BSA_211360084_Daftar Pustaka.pdf Download (936kB) |
Abstrak
Penelitian ini mengkaji representasi perlawanan dan perjuangan Palestina dalam lagu “Sanadhallu Ya Gaza” melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis. Lagu sebagai produk budaya tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media penyampai pesan-pesan ideologis dan politis yang merefleksikan konteks sosial, politik, dan kemanusiaan. “Sanadhallu Ya Gaza” adalah sebuah lagu yang menggambarkan ketangguhan dan semangat perlawanan rakyat Palestina, khususnya di Gaza, dalam menghadapi konflik yang berkepanjangan. Analisis Wacana Kritis (Critical Discourse Analysis/CDA) digunakan sebagai kerangka teoritis dan metodologis untuk mendekonstruksi struktur wacana, praktik diskursif, dan konteks sosial politik yang melatarbelakangi produksi lirik lagu. Penelitian ini menggunakan model CDA Norman Fairclough yang mencakup tiga dimensi analisis: (1) dimensi tekstual, yang menganalisis pilihan kata, metafora, dan struktur bahasa; (2) dimensi praktik diskursif, yang mengkaji proses produksi dan interpretasi teks; dan (3) dimensi praktik sosial budaya, yang menghubungkan teks dengan konteks sosial politik yang lebih luas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa “Sanadhallu Ya Gaza” merepresentasikan perlawanan dan perjuangan Palestina melalui beberapa strategi diskursif: pertama, penggunaan diksi yang menggambarkan ketabahan dan ketegaran dalam menghadapi penderitaan; kedua, metafora perjuangan sebagai kewajiban moral dan historis; ketiga, konstruksi identitas kolektif yang menekankan solidaritas dan persatuan; keempat, pembingkaian konflik sebagai pertarungan antara kebenaran dan ketidakadilan. Analisis ini juga mengungkapkan bagaimana lagu ini berfungsi sebagai wacana tandingan terhadap narasi dominan tentang konflik Palestina-Israel di media global. Signifikansi penelitian ini terletak pada kontribusinya dalam memahami bagaimana produk budaya populer seperti lagu dapat menjadi media untuk mengartikulasikan perlawanan simbolik dan perjuangan identitas dalam konteks konflik politik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lagu “Sanadhallu Ya Gaza” tidak hanya merepresentasikan realitas perjuangan Palestina, namun juga mengkonstruksi wacana perlawanan yang berfungsi untuk memobilisasi dukungan moral dan emosional bagi rakyat Palestina dalam perjuangan mereka untuk mendapatkan pengakuan, keadilan, dan kemerdekaan.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Analisis Wacana Kritis, Palestina, Gaza, Perlawanan, Musik Perjuangan, Representasi |
| Subjek: | 800 Sastra, Retorika & Kritik > 890 lainnya literatur > 892 Afro-Asiatic literatures; Semitic literatures |
| Divisi: | Fakultas Ushuluddin dan Adab > Bahasa dan Sastra Arab |
| User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
| Tanggal Disetorkan: | 11 Feb 2026 07:53 |
| Perubahan Terakhir: | 11 Feb 2026 07:53 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18193 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
