Damayanti, Sri (2025) Layanan Konseling Individual dengan Teknik Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) untuk Mengurangi Kebiasaan Remaja yang Mengkonsumsi Minuman Keras di Lingkungan Lebak Wangi Kp.Cibonteng. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_BKI_211340049_Cover.pdf Download (83kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340049_Lampiran Depan.pdf Download (962kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340049_BAB I.pdf Download (336kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340049_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (463kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340049_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (215kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340049_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (242kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340049_BAB V.pdf Download (97kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340049_Daftar Pustaka.pdf Download (242kB) |
Abstrak
Perilaku mengonsumsi minuman keras pada remaja merupakan masalah sosial yang semakin memprihatinkan karena berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan moral remaja. Pada masa remaja, individu berada pada fase pencarian jati diri yang rentan terhadap pengaruh lingkungan, termasuk pergaulan yang kurang sehat. Di lingkungan Link Lebak Wangi, Kampung Cibonteng, ditemukan sejumlah remaja yang memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman keras sebagai bentuk pelarian dari masalah pribadi, tekanan sosial, serta pengaruh teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi masalah kebiasaan remaja yang mengkonsumsi minuman keras di Lingkungan Lebak Wangi, Kp. Cibonteng, melalui penerapan layanan konseling individual dengan teknik Rational Emotive Behavior Therapy (REBT). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2025 sampai dengan selesai. Populasi remaja berjumlah 33 remaja berusia 19-21 tahun. Dari jumlah tersebut, dipilih 3 responden dengan kategori tingkat kebiasaan mengonsumsi minuman keras yang tinggi sebagai fokus penelitian. Pemilihan responden dilakukan dengan cara pengisian koesioner untuk melihat seberapa tinggi remaja tersebut mengkonsumsi minuman keras. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling individual dengan teknik REBT mampu membantu remaja menyadari dan mengubah pola pikir irasional yang mendasari kebiasaan minuman keras. Subjek penelitian yang sebelumnya memiliki keyakinan seperti “saya tidak bisa tenang tanpa minum” atau “saya harus mengikuti teman agar diterima” berhasil menggantinya dengan keyakinan yang lebih rasional dan adaptif. Perubahan ini terlihat dari penurunan frekuensi konsumsi minuman keras, peningkatan kesadaran diri, pengendalian impuls, serta kemampuan mengelola stres dengan cara yang lebih sehat.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Layanan Konseling Individual, Teknik REBT (Rational Emotive Behavior Therapy), Remaja, Kebiasaan Mengkonsumsi Minuman Keras |
| Subjek: | 100 Filsafat & Psikologi > 150 Psikologi > 158 Terapan Psikologi > 158.3 Psikologi Konseling, Penyuluhan, Pemberian Nasehat dan Wawancara |
| Divisi: | Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam |
| User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
| Tanggal Disetorkan: | 18 Aug 2026 08:27 |
| Perubahan Terakhir: | 18 Aug 2026 08:27 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/19109 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
