Padilah, Putri Aulia (2025) Analisis Penerapan Akad Istishna' pada Pemanfaatan Kain Sisa oleh Produsen dan Karyawan Konveksi (Studi Kasus Konveksi Nazrika, Pandeglang, Banten). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_HES_211130046_Cover.pdf Download (406kB) |
|
|
Teks
S_HES_211130046_Lampiran Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
S_HES_211130046_Bab I.pdf Download (710kB) |
|
|
Teks
S_HES_211130046_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (887kB) |
|
|
Teks
S_HES_211130046_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (237kB) |
|
|
Teks
S_HES_211130046_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (596kB) |
|
|
Teks
S_HES_211130046_Bab V.pdf Download (434kB) |
|
|
Teks
S_HES_211130046_Daftar Pustaka.pdf Download (540kB) |
Abstrak
Dalam proses produksi konveksi pakaian, seringkali tersisa kain dalam jumlah yang cukup signifikan. Di Konveksi Nazrika yang terletak di Kampung Cikaung, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang, Banten, kain sisa tersebut dimanfaatkan kembali oleh pihak konveksi untuk dijadikan produk baru seperti baju rumahan atau barang lainnya. Namun, hal ini belum disertai dengan kejelasan hukum mengenai status kepemilikan kain sisa yang dimanfaatkan oleh beberapa karyawan. Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah : 1) Bagaimana penerapan akad Istishna pada pemanfaatan kain sisa di Konveksi Nazrika, 2) Bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap Kepemilikan Kain sisa di Konveksi Nazrika. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui Bagaimana penerapan akad Istishna pada pemanfaatan kain sisa di konveksi Nazrika, 2) Untuk mengetahui Bagaimana Tinjauan Hukum Islam terhadap Kepemilikan Kain Sisa yang digunakan di Konveksi Nazrika. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode Normatif - Empiris. Data dari kualitatif membantu untuk mendapatkan pemahaman Empiris tentang praktik yang terjadi. Sementara pendekatan Normatif memberikan penilaian hukum tentang praktik tersebut berdasarkan Syariat Islam. Kedua ini saling melengkapi untuk menjawab rumusan masalah " bagaimana praktik dan bagaimana tinjauan hukum islam" Hasil yang dapat diambil dari penelitian ini adalah : 1) Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akad Istihna' pada pemanfaatan kain sisa di Konveksi Nazrika dalam praktiknya sudah sesuai. Karena ketika memesan sudah dijelakan terkait harga, estimasi selesai dan model dari pesanan tersebut. 2) Dalam Hukum Islam, transaksi dan pemanfaatan barang harus berdasarkan akad dan kerelaan yang jelas antara pihak-pihak yang terlibat. Pemanfaatan kain sisa tanpa ada akad hibah atau jual beli yang sah bisa dikategorikan sebagai pengambilan hak orang lain secara batil. Kebiasaan ini tidak bisa dijadikan dalih untuk mengabaikan prinsip hukum Islam.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Akad istishna, kain sisa, konveksi pakaian, hukum Islam |
| Subjek: | 2x4 Fiqh > 2x4.2 Muamalah |
| Divisi: | Fakultas Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 05 Aug 2026 02:32 |
| Perubahan Terakhir: | 05 Aug 2026 02:32 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18980 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
