Setiawati, Aulia (2026) Representasi Pesan Dakwah dalam Film Setetes Embun Cinta Niyala Karya Anggy Umbara. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_KPI_221330031_Cover.pdf Download (160kB) |
|
|
Teks
S_KPI_221330031_Lampiran Depan.pdf Download (745kB) |
|
|
Teks
S_KPI_221330031_Bab I.pdf Download (314kB) |
|
|
Teks
S_KPI_221330031_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (395kB) |
|
|
Teks
S_KPI_221330031_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (164kB) |
|
|
Teks
S_KPI_221330031_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (731kB) |
|
|
Teks
S_KPI_221330031_Bab V.pdf Download (165kB) |
|
|
Teks
S_KPI_221330031_Daftar Pustaka.pdf Download (173kB) |
Abstrak
Penelitian ini menganalisis representasi pesan dakwah dalam film Setetes Embun Cinta Niyala karya Anggy Umbara, yang dirilis di Netflix pada 31 Maret 2025 dan mencapai 5,5 juta penonton hingga April, mengisahkan perjuangan Niyala, gadis desa cerdas yang menjadi dokter namun mengorbankan cita-citanya demi melunasi utang keluarga melalui pernikahan tak diinginkan, menghadapi kekecewaan atas sahabat kecil Faiq yang menikah dengan orang lain, serta berbagai ujian takdir yang mengajarkannya ikhlas, tawakal, dan makna cinta sejati melalui pengorbanan, kesabaran, serta keteguhan iman. penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna representament, object, dan interpretan melalui pesan dakwah yang direpresentasikan dalam film Setetes Embun Cinta Niyala. Selain itu, penelitian ini juga dimaksudkan untuk mengidentifikasi berbagai pesan dakwah yang terkandung di dalam film karya Anggy Umbara tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif dengan analisis semiotika triadik Charles S. Peirce representament (tanda visual, dialog, ekspresi), object (konflik naratif), dan Interpretant (makna nilai Islam) penelitian memeriksa 12 scene utama dari dokumentasi film, pengumpulan data via observasi online, wawancara validasi dengan produser Anggy Umbara, serta triangulasi sumber selama 16 Oktober hingga 13 Desember 2025 di Serang, Banten. Temuan utama mengungkap pesan dakwah aqidah seperti pengucapan tauhid saat menghadapi kematian dan doa tawakal (QS. Al-Baqarah: 216, 286), syariah meliputi larangan pernikahan mahram susuan (QS.An-Nisa: 23), kewajiban pelunasan hutang (QS.Al Baqarah: 282), serta etika khitbah, serta akhlak berupa berbakti kepada orang tua, tolong-menolong antarwarga, dan kejujuran Pa Dadang yang menolak kemunafikan (QS.An-Nisa: 145), semuanya disampaikan secara implisit melalui narasi romansa modern yang estetis dan kontekstual. Penelitian ini merujuk lima kajian terdahulu seperti skripsi Muhammad Farouq Ibrahim (2020) pada Sang Kiai (Peirce untuk dakwah aqidah-akhlak), Melisya Febi Damayanti (2023) pada Ali & Ratu-Ratu Queens (Barthes untuk representasi ibu), Andrean Wahyudi (2023) pada The Platform (analisis isi moral), serta jurnal Nur Rovida Femila Sari dkk. (2023) dan Natasya dkk.pada Imperfect serta Tuhan Izinkan Aku Berdosa (Barthes untuk moral/dakwah film). Kebaruan terletak pada kajian pertama film Umbara yang mengeksplor syariah pernikahan susuan, hutang, kemunafikan pedesaan via narasi subtil, berkontribusi bagi studi Komunikasi Islam modern.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Pesan dakwah, film, semiotika Charles S. Pierce |
| Subjek: | 300 Ilmu-ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Komunikasi > 302.23 Media Komunikasi, Media Massa |
| Divisi: | Fakultas Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 04 Aug 2026 07:18 |
| Perubahan Terakhir: | 04 Aug 2026 07:18 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18973 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
