Fikri, Sawaludin (2025) Implementasi Fungsi dan Kedudukan Penyuluh Agama Islam dalam Pencegahan Perkawinan Dini Berdasarkan UU No. 16 Tahun 2019 (Studi Kasus di KUA Kecamatan Batuceper Kota Tangerang). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_HKI_211110075_Cover.pdf Download (107kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110075_Lampiran Depan.pdf Download (265kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110075_Bab I.pdf Download (289kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110075_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (498kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110075_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (314kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110075_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (317kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110075_Bab V.pdf Download (189kB) |
|
|
Teks
S_HKI_211110075_Daftar Pustaka.pdf Download (233kB) |
Abstrak
Perkawinan dini masih menjadi permasalahan sosial yang ditemukan di Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, walaupun pemerintah telah menetapkan batas usia perkawinan melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Untuk membantu mencegah praktik tersebut, Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) berperan dalam memberikan penyuluhan, pembinaan, serta edukasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya kesiapan usia, mental, dan spiritual sebelum menikah. Rumusan masalah penelitiannya adalah: 1. Bagaimana bentuk pelaksanaan dan peran penyuluh agama islam dalam pencegahan perkawinan dini berdasarkan UU No. 16 tahun 2019 di KUA Kecamatan Batuceper Kota Tangerang? 2. Bagaimana kendala dan upaya yang dilakukan penyuluh agama Islam dalam melaksanakan pencegahan perkawinan dini di KUA Kecamatan Batuceper Kota Tangerang?. Tujuan penelitiannya adalah: 1. Untuk mendeskripsikan bentuk pelaksanaan dan peran Penyuluh Agama Islam dalam pencegahan perkawinan dini berdasarkan Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 di KUA Kecamatan Batuceper Kota Tangerang.2. Untuk menganalisis kendala dan upaya yang dilakukan Penyuluh Agama Islam dalam melaksanakan pencegahan perkawinan dini di KUA Kecamatan Batuceper Kota Tangerang. Penelitian yang penulis lakukan merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Dengan menggunakan sumber data premier dan sumber data sekunder. Dan teknik pengumpulan data penulis peroleh observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan: 1. Penyuluh Agama Islam di KUA Kecamatan Batuceper Kota Tangerang telah berperan aktif dalam mencegah perkawinan dini melalui kegiatan penyuluhan, bimbingan perkawinan, serta sosialisasi di sekolah dan majlis taklim. Upaya ini dilakukan untuk menanamkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesiapan usia, mental, dan spiritualsebelum menikah sesuai dengan Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan. 2. Dalam pelaksanaanya, penyuluh menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, minimnya anggaran, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap resiko perkawinan dini. Meski demikian, penyuluh tetap berkomitmen melalui berbagai upaya seperti penyuluhan rutin, sosialisasi pentingnya Pendidikan, dan penguatan peran orang tua dalam membimbing anak.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Fungsi dan kedudukan, UU No. 19 Tahun 2019, penyuluh agama Islam, perkawinan dini |
| Subjek: | 2x4 Fiqh > 2x4.3 Hukum Perkawinan / Munakahat > 2x4.39 Aspek munakahat lainnya |
| Divisi: | Fakultas Syari'ah > Hukum Keluarga Islam |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 23 Jul 2026 03:51 |
| Perubahan Terakhir: | 23 Jul 2026 03:51 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18899 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
