Amaliyah, Lastri (2025) تحليل كتاب (النحو الواضح والكفراوي) في تعلم قواعد اللغة العربية بالمنهج المتكامل في المعاهد الإسلامية في بنتن (بحث تحليلي في معهد نشر العلوم الإسلامية شيليجون). Magister thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
T_PBA_232622212_Cover.pdf Download (102kB) |
|
|
Teks
T_PBA_232622212_Lampiran Depan.pdf Download (774kB) |
|
|
Teks
T_PBA_232622212_BAB I.pdf Download (398kB) |
|
|
Teks
T_PBA_232622212_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (743kB) |
|
|
Teks
T_PBA_232622212_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (301kB) |
|
|
Teks
T_PBA_232622212_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (793kB) |
|
|
Teks
T_PBA_232622212_BAB V.pdf Download (144kB) |
|
|
Teks
T_PBA_232622212_Daftar Pustaka.pdf Download (344kB) |
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan dua kitab nahwu, yaitu Nahwu al-Wāḍiḥ karya ‘Alī al-Jārim dan Muṣṭafā Amīn, serta Kafrawī karya Syaikh Muḥammad al-Kafrawī, dalam pembelajaran kaidah bahasa Arab pada kurikulum terpadu di Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, Cilegon-Banten. Fokus utama penelitian ini meliputi empat aspek, yaitu pemilihan materi (ikhtiyār al-māddah), ketertiban dan keberurutan materi (at-tadarruj), penyajian materi (taqdim al-māddah), serta pengulangan dan penguatan materi (at-takrār). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan pengasuh dan pengajar, serta dokumentasi terhadap proses pembelajaran kitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab Nahwu al- Wāḍiḥ sangat cocok digunakan untuk santri pemula karena penyajiannya yang sistematis, bertahap, dan dilengkapi dengan contoh serta latihan soal yang memperkuat pemahaman. Sementara itu, kitab Kafrawī memiliki kelebihan dalam kedalaman materi dan penjelasan i‘rāb yang lebih detail, namun tampilannya yang padat dan berformat klasik membutuhkan kesiapan dasar yang baik, sehingga lebih sesuai bagi santri tingkat lanjut. Dalam hal penyampaian, Nahwu al-Wāḍiḥ cenderung komunikatif dan kontekstual, sedangkan Kafrawī lebih bersifat tekstual dan fokus pada hafalan serta analisis gramatikal. Kedua kitab ini saling melengkapi dan dapat digunakan secara integratif dalam kurikulum pesantren. Dengan pengelolaan strategi pengajaran yang tepat, kitab-kitab tersebut mampu mendukung pemahaman mendalam terhadap kaidah nahwu sekaligus membentuk kompetensi bahasa Arab yang kokoh bagi para santri.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Magister) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Nahwu Wadhih, Kafrawi, pembelajaran kaidah bahasa Arab, kurikulum terpadu, pondok pesantren |
| Subjek: | 400 Bahasa > 407 Pendidikan, penelitian & topik terkait |
| Divisi: | Magister > Pendidikan Bahasa Arab |
| User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
| Tanggal Disetorkan: | 10 Feb 2026 02:42 |
| Perubahan Terakhir: | 10 Feb 2026 02:42 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18170 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
