Al-Gifari, M. Irfan (2024) Konsep Hidup Bahagia Menurut Tasawuf Modern Buya Hamka Dan Filsafat Stoikisme Seneca (Studi Perbankan). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_AFI_191310034_COVER.pdf Download (293kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310034_LAMPIRAN DEPAN.pdf Download (486kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310034_BAB I.pdf Download (381kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310034_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (409kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310034_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (447kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310034_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (311kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310034_BAB V.pdf Download (128kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310034_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (281kB) |
Abstrak
Hidup bahagia dalam diri setiap manusia itu berbeda-beda, ada yang merasakan hidup bahagia karena memiliki harta banyak dan ada yang merasakan hidup bahagia dengan cara menerima apa yang diberikan oleh Tuhan. Perlu kesadaran manusia agar merasakan hidup yang bahagia dengan menyeimbangkan akal pikirannya dengan kesehatan jasmani dan bantin, seperti dalam pandangan Buya HAMKA dan Seneca tentang hidup bahagia. Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana pandangan HAMKA tentang konsep hidup bahagia? 2) Bagaimana pandangan seneca tentang konsep hidup bahagia? 3) Bagaimana persamaan dan perbedaan konsep hidup bahagia menurut buya HAMKA dan stoikisme seneca? Adapun tujuan dari skripsi ini adalah: 1) Untuk mengetahui bagaimana pandangan HAMKA entang konsep hidup bahagia. 2) Untuk mengetahui bagaimana pandangan seneca tentang konsep hidup bahagia. 3) Untuk mengetahui persamaan dan perbedaan konsep hidup bahagia menurut buya HAMKA dan stoikisme seneca. Penelitian ini mengambil jenis penelitian kualitatif, dengan metode pendekatan filosofis, yang memberi gagasan atau pemikiran yang bersifat fundamental. Pengumpulan data dalam skipsi ini menggunakan library research dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Dari data yang diperoleh kemudian diolah dengan metode deskriptif, lalu diinterpretasikan dan dianalisis selanjutnya dikomparasikan untuk menemukan persamaan dan berbedaan dalam konsep kebahagiaan. Dari hasil penelitian, keduanya sama-sama memiliki nilai-nilai moral yang tinggi. Kedua tokoh ini meiliki persamaan dan perbedaan. Persamaanya, HAMKA selalu melibatkan tuhanya dalam mencapai hidup bahagia begitupun dengan seneca dia percaya bahwa tuhan mampu mengatur semua alam semesta ini. Letak Perbedaanya adalah HAMKA melibatkan agama yang dianutnya untuk mencapai hidup yang bahagia sedangkan seneca tidak melibatkan agama dalam mencapai hidup yang bahagia.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Tasawuf, Stoikisme, Hidup Bahagia. |
| Subjek: | 2x3 Aqaid, Aqidah, Akidah, Ilmu Kalam |
| Divisi: | Fakultas Ushuluddin dan Adab > Aqidah dan Filsafat Islam |
| User Penyetor: | S.E. Amelia Nurazizah Wijaya |
| Tanggal Disetorkan: | 23 Des 2025 04:34 |
| Perubahan Terakhir: | 23 Des 2025 08:10 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/17918 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
