Fauzia, Hilda (2025) Manajemen Mutu Pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Serang. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_MPI_181250057_COVER.pdf Download (203kB) |
|
|
Teks
S_MPI_181250057_LAMPIRAN DEPAN.pdf Download (674kB) |
|
|
Teks
S_MPI_181250057_BAB I.pdf Download (174kB) |
|
|
Teks
S_MPI_181250057_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (310kB) |
|
|
Teks
S_MPI_181250057_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (56kB) |
|
|
Teks
S_MPI_181250057_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (152kB) |
|
|
Teks
S_MPI_181250057_BAB V.pdf Download (11kB) |
|
|
Teks
S_MPI_181250057_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (85kB) |
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Manajemen Mutu Pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Serang. penelitian ini di latar belakangi bahwa betapa pentingnya ma Manajemen mutu pendidikan yang baik agar kegiatan belajar mengajar terlaksana dengan baik.manajemen mutu pendidikan adalah proses mengelola kebaikan sistem lembaga pendidikan yang berkualitas atau diatas standar minimal nasional sehingga melahirkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas baik secara mental–emosional-spiritual maupun akademik-pengetahuan-keterampilan. Oleh karena itu diperlukan kepala sekolah yang memiliki wawasan yang luas dan peduli terhadap mutu pendidikan. Guru akan bekerja secara maksimum apabila di dukung oleh beberapa faktor diantaranya kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru di MTsN 5 Serang yang berjumlah 38 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan kepala sekolah, staff administrasi, waka kurikulum dan guru yang mengajar di MTsN 5 Serang. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan. 1) perencanaan pengelolaan mutu pendidikan terlaksana dengan baik. Perencanaan manajemen mutu pendidikan disusun serta dipersiapkan pada awal tahun ajaran baru oleh para guru dan dikonselingkan kepada kepala sekolah agar disetujui. 2) Pelaksanaan manajemen mutu pendidikan sudah berjalan dengan baik karena adanya pelatihan kedisplinan untuk siswa maupun guru-guru dan staff-staff yang ada disekolah. 3) Hambatan pengelolaan manajemen mutu pendidikan ialah dapat dilihat dari kinerja pendidik yang kurangnya maksimal dan kurangnya jumla tenaga pendidik.4) cara mengatasi hambatan dalam pengelolaan manajemen mutu pendidikan yaitu dengan mengadakan pelatihan, seminar dan bimbingan terhadap guru-guru mata pelajaran, serta mengrekrut guru baru untuk mengatikan guru yang kosong.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Manajemen, Mutu,Manajemen Mutu Pendidikan |
| Subjek: | 300 Ilmu-ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 371 Sekolah & kegiatan mereka; pendidikan khusus > 371.1 Guru, Tenaga Pendidik, Tenaga Pengajar > 371.12 Kualifikasi dan Profesionalitas Guru |
| Divisi: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam |
| User Penyetor: | S.E. Amelia Nurazizah Wijaya |
| Tanggal Disetorkan: | 15 Jul 2026 08:33 |
| Perubahan Terakhir: | 15 Jul 2026 08:33 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18861 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
