Suryawati, Ilda (2025) Efektivitas Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dalam Mengurangi Kecemasan terhadap Masa Depan Anak Asuh di LKSA Daarunnaadwah Kramatwatu. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_BKI_211340149_Cover.pdf Download (219kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340149_Lampiran Depan.pdf Download (718kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340149_Bab I.pdf Download (309kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340149_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (576kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340149_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (451kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340149_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (392kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340149_Bab V.pdf Download (180kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340149_Daftar Pustaka.pdf Download (211kB) |
Abstrak
Kecemasan terhadap masa depan merupakan salah satu masalah psikologis yang banyak dialami remaja, termasuk anak asuh di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Fenomena ini menimbulkan berbagai gejala, baik fisik, perilaku dan kognitif. Sebagai upaya mengurangi kecemasan tersebut, penelitian ini menggunakan terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT), yaitu teknik intervensi psikologis yang menggabungkan stimulasi titik-titik meridian tubuh (tapping) dengan doa, afirmasi positif, sikap ikhlas, pasrah, dan bersyukur kepada Allah. Tujuan pada penelitian ini, yaitu: 1) Untuk mengetahui keadaan kecemasan masa depan anak asuh di LKSA sebelum diberikan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT); 2) Untuk mengetahui keadaan kecemasan masa depan anak asuh di LKSA setelah diberikan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT); 3) Untuk mengetahui efektivitas Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dalam mengurangi kecemasan masa depan anak asuh di LKSA Daarunnadwah Kramatwatu; Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 8 anak asuh berusia 13–17 tahun yang memiliki tingkat kecemasan tinggi. Instrumen penelitian berupa angket kecemasan masa depan, dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank dengan bantuan SPSS for windows versi 30. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat kecemasan setelah diberikan terapi SEFT. Skor rata-rata kecemasan sebelum intervensi adalah 73,75 (kategori tinggi), sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 42,75 (kategori rendah). Uji Wilcoxon menghasilkan nilai Z = -2.536 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.011 (p < 0.05), yang berarti hipotesis nihil ditolak. Dengan demikian, terapi SEFT terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan terhadap masa depan anak asuh di LKSA Daarunnadwah Kramatwatu.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Kecemasan masa depan, anak asuh, spiritual emotional freedom technique (SEFT), LKSA |
| Subjek: | 100 Filsafat & Psikologi > 150 Psikologi > 152 Persepsi, gerakan, emosi & drive |
| Divisi: | Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 02 Jun 2026 03:03 |
| Perubahan Terakhir: | 02 Jun 2026 03:03 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18677 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
