Mubarok, Adha (2025) Transformasi Pendidikan Agama di Pesantren melalui Kepemimpinan Kiai dan Digitalisasi (Studi Kualitatif Deskriptif Analisis di Pesantren Modern Assa'adah Cikeusal). Magister thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
![]() |
Teks
T_PAI_222621111_Cover.pdf Download (124kB) |
![]() |
Teks
T_PAI_222621111_Lampiran Depan.pdf Download (1MB) |
![]() |
Teks
T_PAI_222621111_BAB I.pdf Download (582kB) |
![]() |
Teks
T_PAI_222621111_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (643kB) |
![]() |
Teks
T_PAI_222621111_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (543kB) |
![]() |
Teks
T_PAI_222621111_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (1MB) |
![]() |
Teks
T_PAI_222621111_BAB V.pdf Download (249kB) |
![]() |
Teks
T_PAI_222621111_Daftar Pustaka.pdf Download (454kB) |
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kalangan yang mengatakan bahwa pendidikan pesantren itu kuno dan ketinggalan jaman, kemudian Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional memiliki tantangan besar dalam menghadapi era digital dan modernisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pendidikan agama di Pondok Pesantren Assa’adah melalui kepemimpinan kiai dan digitalisasi. Karena Kepemimpinan kiai memegang peran penting dalam mengarahkan adaptasi teknologi tanpa mengabaikan nilai-nilai tradisional pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kiai, guru, dan santri di Pondok Pesantren Assa’adah Cikeusal, Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kiai memiliki peran sentral dalam mengarahkan proses digitalisasi, khususnya dalam memilih perangkat teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan agama. Penggunaan alat-alat digital, seperti proyektor, komputer, dan platform e-learning, telah memberikan dampak positif terhadap efektivitas pembelajaran, memperluas akses terhadap sumber ilmu, dan meningkatkan motivasi belajar santri. Namun, terdapat berbagai tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan infrastruktur, kemampuan keuangan pesantren, dan resistensi dari sebagian guru dan santri terhadap perubahan metode pembelajaran, transformasi pendidikan agama melalui digitalisasi di Pondok Pesantren Assa’adah berhasil dilakukan berkat kepemimpinan kiai yang bijaksana. Namun, keberhasilan ini memerlukan dukungan penuh dari semua pihak terkait serta penyesuaian berkelanjutan agar nilai-nilai tradisional pesantren tetap terjaga di era modern. roses digitalisasi di pesantren Assa’adah ini membawa sejumlah manfaat signifikan. Teknologi digital memungkinkan akses informasi yang lebih cepat dan luas, membuka kesempatan bagi para santri untuk memperluas wawasan mereka. Digitalisasi juga memungkinkan pesantren untuk mengadopsi metode pembelajaran modern seperti pembelajaran daring, aplikasi pendidikan, dan platform e-learning, yang meningkatkan efektivitas pengajaran agama. Selain itu, penggunaan media sosial sebagai sarana dakwah memperluas jangkauan pesan ke masyarakat, khususnya generasi muda yang lebih akrab dengan teknologi.
Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Magister) |
---|---|
Kata Kunci (keywords): | transformasi, pendidikan agama, kepemimpinan kiai, digitalisasi |
Subjek: | 300 Ilmu-ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 371 Sekolah & kegiatan mereka; pendidikan khusus > 371.1 Guru, Tenaga Pendidik, Tenaga Pengajar > 371.12 Kualifikasi dan Profesionalitas Guru |
Divisi: | Magister > Pendidikan Agama Islam |
User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
Tanggal Disetorkan: | 24 Feb 2025 04:05 |
Perubahan Terakhir: | 24 Feb 2025 04:05 |
URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/16447 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |