Pengaruh Konseling Sebaya dalam Meningkatkan Kemampuan Problem Solving pada Remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Daarunnadwah Serang Banten

Khalimatusa'diah, Siti (2025) Pengaruh Konseling Sebaya dalam Meningkatkan Kemampuan Problem Solving pada Remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak Daarunnadwah Serang Banten. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

[img] Teks
S_BKI_211340032_Cover.pdf

Download (188kB)
[img] Teks
S_BKI_211340032_Lampiran Depan.pdf

Download (925kB)
[img] Teks
S_BKI_211340032_Bab I.pdf

Download (207kB)
[img] Teks
S_BKI_211340032_Bab II.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (537kB)
[img] Teks
S_BKI_211340032_Bab III.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (419kB)
[img] Teks
S_BKI_211340032_Bab IV.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (432kB)
[img] Teks
S_BKI_211340032_Bab V.pdf

Download (155kB)
[img] Teks
S_BKI_211340032_Daftar Pustaka.pdf

Download (236kB)

Abstrak

Kemampuan problem solving merupakan hal yang penting untuk mencari solusi dari berbagai isu sosial yang sering muncul. Apalagi pada remaja, mereka sering menghadapi berbagai masalah, seperti konflik interpersonal, tekanan akademik, dan kesulitan menemukan identitas diri. Masalah tersebut merupakan masalah psikologis yang banyak dialami remaja, termasuk remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak. Sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan problem solving tersebut, penelitian ini menggunakan treatment konseling sebaya, yaitu layanan konseling yang diberikan kepada rekan sebaya untuk belajar menghargai satu sama lain dan mengatasi masalah. Tujuan pada penelitian ini, yaitu: 1) Untuk mengetahui tingkat kemampuan problem solving pada remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak sebelum dan sesudah diberikan konseling sebaya, 2) Untuk mengetahui pengaruh konseling sebaya dalam meningkatkan kemampuan problem solving pada remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimen desain one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 8 remaja yang memiliki kemampuan problem solving rendah dan sangat rendah. Instrumen penelitian ini berupa angket kemampuan problem solving. Analisis data dengan bantuan IBM SPSS Statistics 30. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan tingkat kemampuan problem solving setelah diberikan treatment konseling sebaya. Skor rata-rata kemampuan problem solving sebelum diberikan intervensi adalah 55,37 (kategori rendah), sedangkan setelah diberikan intervensi meningkat menjadi 102,13 (kategori tinggi). Uji Paired Sample Test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001, yang berarti lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga konseling sebaya berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan problem solving pada remaja di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Problem solving, remaja, konseling sebaya, lembaga kesejahteraan sosial anak
Subjek: 100 Filsafat & Psikologi > 150 Psikologi > 155 Differential & psikologi perkembangan > 155.5 Psikologi Remaja
Divisi: Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam
User Penyetor: S.S.I Fadhilah NH
Tanggal Disetorkan: 19 Jun 2026 06:29
Perubahan Terakhir: 19 Jun 2026 06:29
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18770

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.