Puspita, Yovi Meli (2025) Tradisi Suguh Tamu Kelahiran Bayi pada Masyarakat Kampung Cipait Desa Ciomas Kabupaten Serang Banten (Studi Living Hadis). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_IH_211370077_Cover.pdf Download (305kB) |
|
|
Teks
S_IH_211370077_Lampiran Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
S_IH_211370077_Bab I.pdf Download (668kB) |
|
|
Teks
S_IH_211370077_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (457kB) |
|
|
Teks
S_IH_211370077_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (701kB) |
|
|
Teks
S_IH_211370077_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (676kB) |
|
|
Teks
S_IH_211370077_Bab V.pdf Download (279kB) |
|
|
Teks
S_IH_211370077_Daftar Pustaka.pdf Download (545kB) |
Abstrak
Penelitian ini mengkaji tradisi suguh tamu kelahiran bayi di Kampung Cipait, Desa Ciomas, Kabupaten Serang, Banten sebagai representasi dari praktik living hadis dalam kehidupan masyarakat Muslim lokal. Tradisi ini merupakan bentuk ekspresi budaya yang memadukan nilai-nilai Islam dengan kearifan lokal, khususnya hadis-hadis Nabi tentang memuliakan tamu, bersedekah, dan menjalin silaturahmi. Penelitian ini membahas tradisi suguh tamu kelahiran bayi di Kampung Cipait, Desa Ciomas, Kabupaten Serang, Banten, sebagai bentuk penerapan nilai-nilai hadis dalam kehidupan sosial masyarakat. Tradisi ini merupakan wujud rasa syukur atas kelahiran seorang anak dengan cara menyambut tamu dan menyuguhkan makanan atau minuman. Penelitian ini difokuskan pada tiga aspek utama: 1) bagaimana praktik tradisi suguh tamu kelahiran bayi dilakukan, 2) hadis-hadis yang relevan dengan tradisi tersebut, dan 3) persepsi masyarakat terhadap kandungan nilai-nilai hadis dalam tradisi itu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode living hadis dan sosiologis, melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi suguh tamu di Kampung Cipait tidak hanya mengandung nilai budaya lokal, tetapi juga merupakan implementasi nyata dari ajaran Islam, seperti memuliakan tamu, menjalin silaturahmi, dan anjuran bersedekah sebagaimana yang terdapat dalam berbagai hadis Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini berfungsi sebagai penguat solidaritas sosial dan media transmisi nilai-nilai Islam dalam bentuk budaya. Masyarakat Cipait memaknai tradisi ini bukan sekadar kebiasaan turun-temurun, tetapi juga sebagai ibadah sosial yang bernilai ukhrawi. Hal ini membuktikan bahwa hadis tidak hanya dipahami secara tekstual, tetapi juga dihidupkan dalam praktik sosial masyarakat secara kontekstual dan berkelanjutan.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Suguh tamu, kelahiran bayi, Kampung Cipait, living hadis, nilai-nilai Islam |
| Subjek: | 2x2 Hadist dan ilmu yang terkait |
| Divisi: | Fakultas Ushuluddin dan Adab > Ilmu Hadits |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 17 Jun 2026 02:31 |
| Perubahan Terakhir: | 17 Jun 2026 02:31 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18746 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
