Sari, Atika (2025) Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Self-Esteem Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Program Studi Bimbingan Konseling Islam”. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_BKI_211340100_COVER.pdf Download (90kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340100_LAMPIRAN DEPAN.pdf Download (420kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340100_BAB I.pdf Download (281kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340100_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (520kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340100_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (514kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340100_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (386kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340100_BAB V.pdf Download (108kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340100_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (215kB) |
Abstrak
Pola asuh orang tua berperan penting dalam membentuk self-esteem mahasiswa, terutama bagi mahasiswa tingkat akhir yang sering menghadapi berbagai tentangan akademik maupun non-akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan self-esteem pada mahasiswa tingkat akhir program studi bimbingan konseling islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian kuantitatif yang digunakan adalah penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 197 mahasiswa dengan 66 responden yang dipilih menggunakan sample random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala pola asuh orang tua dan skala self-esteem yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman untuk melihat hubungan antara masing-masing pola asuh (otoriter dan permisif) dengan tingkat self-esteem dan uji korelasi product moment untuk melihat hubungan pola asuh demokratis dengan tingkat self-esteem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang paling dominan diterapkan oleh orang tua adalah pola asuh demokratis dengan jumlah 30 responden, diikuti pola asuh permisif sebanyak 22 responden, dan pola asuh otoriter sebanyak 14 responden. Tingkat self-esteem mahasiswa secara umum tergolong tinggi, yaitu sebanyak 48 responden (73%), sedangkan kategori sedang sebanyak 18 responden (27%), dan tidak ada yang termasuk kategori rendah. Berdasarkan hasil uji korelasi Spearman dan uji korelasi product moment, diperoleh bahwa pola asuh otoriter memiliki nilai koefisien korelasi sebesar –0,024 dengan signifikansi 0,934>0,05 yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan self-esteem. Pola asuh demokratis memiliki nilai pearson correlastion sebesar 0,316 dengan signifikansi 0,089>0,05 yang juga menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan. Sementara itu, pola asuh permisif memiliki nilai koefisien korelasi sebesar –0,579 dengan signifikansi 0,005<0,05, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh permisif dengan self-esteem mahasiswa tingkat akhir.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Mahasiswa, Pola Asuh Orang Tua, Self-Esteem |
| Subjek: | 100 Filsafat & Psikologi > 150 Psikologi > 155 Differential & psikologi perkembangan > 155.5 Psikologi Remaja |
| Divisi: | Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam |
| User Penyetor: | S.E. Amelia Nurazizah Wijaya |
| Tanggal Disetorkan: | 28 Apr 2026 07:13 |
| Perubahan Terakhir: | 28 Apr 2026 07:13 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18554 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
