Enjellina, Lina (2025) Praktik dan Peran Ta’aruf Sebagai Strategi Pencegahan Perceraian Dini: Studi Pada Pasangan Keluarga Muslim di Masyarakat Lebak. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
T_HKI_232611102_COVER.pdf Download (142kB) |
|
|
Teks
T_HKI_232611102_LAMPIRAN DEPAN.pdf Download (671kB) |
|
|
Teks
T_HKI_232611102_BAB I.pdf Download (297kB) |
|
|
Teks
T_HKI_232611102_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (616kB) |
|
|
Teks
T_HKI_232611102_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (268kB) |
|
|
Teks
T_HKI_232611102_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (554kB) |
|
|
Teks
T_HKI_232611102_BAB V.pdf Download (161kB) |
|
|
Teks
T_HKI_232611102_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (234kB) |
Abstrak
Pasangan keluarga muslim dilebak melaksanakan praktik ta’aruf sebelum melaksanakan akad perkawinan untuk mencegah perceraian dini. Namun, deskripsi peran ta’aruf dalam mencegah perceraian dini tersebut belum tergambarkan dengan jelas. Praktik ini diyakini mampu membangun dasar pemahaman dan kesiapan sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Namun, peran ta’aruf dalam mencegah perceraian dini masih belum tergambarkan secara jelas dan terukur. Tujuan penelitian disini adalah : 1). Mendeskripsikan praktik ta’aruf yang dijalankan oleh pasangan keluarga muslim di masyarakat lebak sebelum memasuki pernikahan. 2). Menganalisis peran ta’aruf sebagai strategi pencegahan perceraian dini dikalangan pasangan keluarga muslim dilebak. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan jenis penelitian lapangan (Field Research) dengan mengamati subjek penelitian yaitu pasangan masyarakat muslim dan orang-orang yang dapat diamati dengan memperoleh data baik lisan maupun tertulis dengan lokasi penelitian di lebak banten. Sumber data dalam penelitian ini dari hasil wawancara meliputi pelaku ta’aruf, pelaku cerai dini, masyarakat setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pegawai kua juga dari jurnal dan buku yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan; Pertama, Praktik ta’aruf di masyarakat Lebak umumnya dilaksanakan dalam kurun waktu sekitar tiga bulan dengan pendampingan mediator, dan dipandang sesuai syariat Islam sebagai bentuk perkenalan pranikah yang dianjurkan oleh syariat Islam. Bentuk dan tata cara yang dipraktikan dimasyarakat tetap berpegang teguh pada syariat Islam namun pada kenyataannya masyarakat belum sepenuhnya mengetahui tata cara maupun mengenal makna Ta’aruf. Kedua, Ta’aruf berperan penting dalam membangun ketahanan keluarga serta menjadi strategi pencegahan perceraian dini di masyarakat Lebak, karena memberikan ruang bagi pasangan untuk saling mengenal secara sehat sesuai tuntunan agama.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Ta’aruf, stategi, perceraian dini. |
| Subjek: | 2x4 Fiqh > 2x4.3 Hukum Perkawinan / Munakahat > 2x4.302 Bimbingan perkawinan |
| Divisi: | Magister > Hukum Keluarga Islam |
| User Penyetor: | S.E. Amelia Nurazizah Wijaya |
| Tanggal Disetorkan: | 09 Feb 2026 07:01 |
| Perubahan Terakhir: | 09 Feb 2026 07:01 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18161 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
