Deteksi Cemaran Mikroorganisme pada Saus Cabai di Kantin (Convention Hall) Kampus 2 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Molina, Rindie (2025) Deteksi Cemaran Mikroorganisme pada Saus Cabai di Kantin (Convention Hall) Kampus 2 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

[img] Teks
S_BIO_211710060_Cover.pdf

Download (108kB)
[img] Teks
S_BIO_211710060_Lampiran Depan.pdf

Download (441kB)
[img] Teks
S_BIO_211710060_Bab I.pdf

Download (112kB)
[img] Teks
S_BIO_211710060_Bab II.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (171kB)
[img] Teks
S_BIO_211710060_Bab III.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (150kB)
[img] Teks
S_BIO_211710060_Bab IV.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (233kB)
[img] Teks
S_BIO_211710060_Bab V.pdf

Download (81kB)
[img] Teks
S_BIO_211710060_Daftar Pustaka.pdf

Download (183kB)

Abstrak

Saus cabai merupakan salah satu makanan yang biasa dijadikan sebagai pelengkap makanan lain seperti bakso tusuk, mie ayam, kebab, dimsum, ayam goreng dan lain sebagainya. Keberadaan mikroorganisme yang meneyebar luas mengakibatkan saus cabai rentan terhadap kontaminasi. Kontaminasi bakteri pada saus cabai dapat mengakibatkan saus cabai tidak layak dikonsumsi karena berbahaya bagi kesehatan sehingga perlu dilakukan pengujian untuk memastikan keamanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah total mikroorganisme dan coliform pada saus cabai yang digunakan para pedagang di kantin Convention Hall Kampus 2 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, serta membandingkannya dengan SNI 7388:2009. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling yaitu berdasarkan pada merek dan penyajian yang bervariasi dari tiap pedagang yang berbeda-beda. Populasi sampel yang digunakan berjumlah 6 sampel. Adapun prosedur penelitian meliputi uji Angka Lempeng Total (ALT) untuk mengetahui jumlah mikroorganisme pada suatu sampel dan uji Angka Paling Mungkin (APM) untuk mengetahui keberadaan bakteri coliform. Hasil penelitian menunjukan bahwa semua sampel pada uji ALT melebihi batas maksimum yang telah ditentukan yaitu mempunyai koloni > 1×104 koloni/g, sedangkan pada uji APM coliform seluruh sampel yang diuji memenuhi SNI 7388:2009 karena memiliki koloni < 100 APM/g.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): ALT, APM coliform, cemaran mikroorganisme, saus cabai
Subjek: 500 Ilmu Pengetahuan Alam dan Mathemetics > 570 Hidup ilmu; biologi > 579 Mikroorganisme
Divisi: Fakultas Saintek > Biologi
User Penyetor: S.S.I Fadhilah NH
Tanggal Disetorkan: 28 Jan 2026 03:49
Perubahan Terakhir: 28 Jan 2026 03:49
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18130

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.