Marhamah, Neneng (2025) Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Pengelolaan Sampah Studi Kasus TPS3R Baraya Runtah, Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_PMI_211380026_COVER.pdf Download (192kB) |
|
|
Teks
S_PMI_211380026_LAMPIRAN DEPAN.pdf Download (459kB) |
|
|
Teks
S_PMI_211380026_BAB I.pdf Download (253kB) |
|
|
Teks
S_PMI_211380026_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (259kB) |
|
|
Teks
S_PMI_211380026_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (341kB) |
|
|
Teks
S_PMI_211380026_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (630kB) |
|
|
Teks
S_PMI_211380026_BAB V.pdf Download (260kB) |
|
|
Teks
S_PMI_211380026_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (201kB) |
Abstrak
Permasalahan sampah di Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Karawang, terus mengalami peningkatan seiring pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan pola hidup konsumtif masyarakat. Sebagai respons atas kondisi tersebut, dibentuklah TPS3R Baraya Runtah di Desa Sukaluyu, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, sebagai upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat sekaligus strategi pemberdayaan komunitas. Dari latar belakang tersebut, penulis merumuskan permasalahan sebagai berikut: 1) Strategi apa saja yang diterapkan untuk mengembangkan masyarakat melalui program pengelolaan sampah? 2) Apa saja dampak yang ditimbulkan dari program pengelolaan sampah oleh TPS3R Baraya Runtah terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar? 3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dari program pengelolaan sampah oleh TPS3R Baraya Runtah? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola TPS3R, mitra swasta (PT Nestlé Indonesia), pekerja, serta masyarakat sekitar, dan dokumentasi lapangan. Data dianalisis menggunakan teknik interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat yang diterapkan mencakup lima aspek utama: pengembangan sumber daya manusia, penguatan kelembagaan kelompok, pemupukan modal, pengembangan usaha produktif, dan penyediaan informasi tepat guna. Dampak positif dari strategi ini antara lain meningkatnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah, terbentuknya sistem kelembagaan yang partisipatif, serta munculnya unit usaha berbasis daur ulang. Namun, tantangan tetap ada, seperti keterbatasan SDM terlatih, akses digital yang belum merata, dan pasar produk daur ulang yang belum stabil. Meski demikian, program ini telah memberikan kontribusi nyata terhadap pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Pemberdayaan Masyarakat, Pengelolaan Sampah, TPS3R, Strategi 3R, Partisipasi Komunitas. |
| Subjek: | 300 Ilmu-ilmu Sosial > 360 Sosial masalah & layanan sosial > 361 Sosial & masalah kesejahteraan sosial pada umumnya |
| Divisi: | Fakultas Dakwah > Pengembangan Masyarakat Islam |
| User Penyetor: | S.E. Amelia Nurazizah Wijaya |
| Tanggal Disetorkan: | 22 Jan 2026 04:58 |
| Perubahan Terakhir: | 22 Jan 2026 04:58 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18092 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
