Pengaruh Dana Pihak Ketiga Terhadap Current Ratio PT. Bank BNI Syariah Periode pada 2015-2017.

Mustama,, Ahmad (2019) Pengaruh Dana Pihak Ketiga Terhadap Current Ratio PT. Bank BNI Syariah Periode pada 2015-2017. Diploma atau S1 thesis, UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SERANG BANTEN.

[img]
Pra Tinjau
Teks (FULL SKRIPSI)
Ahmad Mustama 151500174.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (1MB) | Pra Tinjau

Abstrak

Nama: Ahmad Mustama, NIM: 151500174, Judul Skripsi: Pengaruh Dana Pihak Ketiga Terhadap Current Ratio PT. Bank BNI Syariah Periode pada 2015-2017. Dana Pihak Ketiga adalah menurut Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang perbankan syariah, simpanan adalah dana atau Unit Usaha Syariah (UUS) yang berdasarkan akad wadi’ah atau akad lain yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah dalam bentuk giro, tabungan, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. Sumber dana ini merupakan sumber dana terpenting bagi kegiatan operasional bank dan merupakan ukuran keberhasilan bank jika mampu membiayai operasinya dari sumber dana ini Ketika Dana Pihak Ketiga berhasil dihimpun maka berani untuk menyalurkan pembiayaan ke masyarakat, maka akan semakin tinggi Tingkat Likuiditas. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Risala Nur Aini, menyatakan bahwa untuk mengukur keadaan likuiditas bank antara lain adalah dana pihak ketiga. Berdasarkan latar belakang diatas, maka perumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana tingkat Current Ratio PT. Bank BNI Syariah Periode Pada 2015- 2017?, 2) Bagaimana pengaruh Dana Pihak Ketiga terhadap Current Ratio PT. Bank BNI Syariah Periode Pada 2015-2017 Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menganalisis bagaimana Tingkat Current Ratio PT. Bank BNI Syariah Periode Pada 2015-2017, 2) Untuk mengetahui bagaimana Signifikansi Pengaruh Dana Pihak Ketiga Terhadap Current Ratio PT. Bank BNI Syariah Periode Pada 2015-2017. Penelitian ini dilakukan di PT. Bank BNI Syariah dengan jumlah sampel 34. Sampel tersebut diambil dari lapoan publikasi bulanan Bank BNI Syariah dan OJK (otoritas jasa keuangan) tahun 2015-2017 yang didapat dari situs resmi (website). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Asumsi Klasik, Uji Regresi Linear Sederhana, Uji Hipotesis T, Koefisien Korelasi dan Koefisien Determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 21. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah 1) Berdasarkan sumber laporan keuangan PT. Bank BNI Syariah (data diolah) periode pada 2015-2017 Tingkat Current Ratio pada tahun 2015 sebesar 5,12%, pada tahun 2016 sebesar 8,43%, dan pada tahun 2017 sebesar 8,35%. 2). Dana Pihak Ketiga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Current Ratio. Hal ini dapat dilihat dari t hitung lebih kecil dari t tabel yakni (-5,202 < -2,037) dengan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 yakni (0,000 < 0,05) nilai regresi linear sederhana Current Ratio sebesar 0,915% dan Dana Pihak Ketiga sebesar 318,3% . Tingkat hubungan sebesar 0,613 atau 61,3% antara variabel Dana Pihak Ketiga dengan Current Ratio adalah Kuat. Dana Pihak Ketiga terhadap current ratio PT. Bank BNI Syariah adalah sebesar 0,375. Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi (R Square) variabel Dana Pihak Ketiga dapat menjelaskan pengaruhnya terhadap nilai Current Ratio yaitu 37,5% sedangkan sisanya yaitu sebesar 100% - 37,5% = 62,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak digunakan pada penelitian ini. Kata Kunci: Dana Pihak Ketiga, Current Ratio ii

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Informasi Tambahan: Dosen Pembimbing: 1. Dr. Itang, M.Ag. 2. Mochamad Indrajit Roy, M.M.
Subjek: 2x4 Fiqh > 2x4.2 Muamalah
Divisi: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syari'ah
User Penyetor: M.Pd artina Subhan
Tanggal Disetorkan: 15 Mei 2019 01:37
Perubahan Terakhir: 27 Okt 2021 06:16
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/3756

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.