Ayun, Aini Qurrota (2025) Analisis Kalibrasi Arah Kiblat Masjid dengan Menggunakan Segitiga Siku-Siku Bayangan Matahari (Studi kasus Masjid di Kecamatan Taktakan Kota Serang). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_HKI_201110034_Cover.pdf Download (118kB) |
|
|
Teks
S_HKI_201110034_Lampiran Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
S_HKI_201110034_BAB I.pdf Download (671kB) |
|
|
Teks
S_HKI_201110034_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (182kB) |
|
|
Teks
S_HKI_201110034_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (327kB) |
|
|
Teks
S_HKI_201110034_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (476kB) |
|
|
Teks
S_HKI_201110034_BAB V.pdf Download (183kB) |
|
|
Teks
S_HKI_201110034_Daftar Pustaka.pdf Download (1MB) |
Abstrak
Arah kiblat merupakan arah terdekat menuju Ka„bah dan menjadi komponen penting dalam pelaksanaan ibadah salat. Namun, penyimpangan arah kiblat masih sering ditemukan, yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti kesalahan dalam pengukuran awal akibat penggunaan alat yang kurang akurat, penetapan arah berdasarkan arah bangunan masjid yang telah ada sebelumnya, serta penentuan oleh tokoh masyarakat tanpa acuan teknis yang memadai. Berdasarkan permasalahan tersebut, dirumuskan tiga fokus utama, yaitu bagaimana proses penentuan arah kiblat dilakukan, sejauh mana tingkat akurasi arah kiblat pada masjid-masjid di Kecamatan Taktakan, serta bagaimana tanggapan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) terhadap kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi teknik penentuan arah kiblat, menilai tingkat akurasinya, dan menggali persepsi serta tanggapan pengurus masjid terhadap pentingnya arah kiblat yang tepat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi lapangan dan pustaka, menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai instrumen utama. Penentuan arah kiblat dilakukan dengan metode segitiga siku-siku bayangan matahari, yaitu metode kalibrasi yang memanfaatkan bayangan tongkat tegak lurus untuk menghitung sudut arah kiblat secara akurat. Penelitian ini melibatkan 9 sampel masjid, dengan hasil menunjukkan bahwa metode penentuan arah kiblat yang digunakan beragam, yaitu dengan menggunakan kompas (6 masjid), tongkat istiwa‟ (2 masjid), dan mengikuti arah bangunan lama (1 masjid). Seluruh masjid mengalami penyimpangan arah kiblat, dengan kemelencengan tertinggi sebesar 17° pada Masjid Al-Hidayah, dan yang terkecil sebesar 4° pada Masjid As-Salam. Berdasarkan wawancara dengan pengurus masjid, diketahui bahwa penentuan arah kiblat pada awalnya dilakukan secara sederhana, dengan peralatan terbatas dan berlandaskan pada pengetahuan tokoh masyarakat setempat.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Analisis Akurasi, Arah Kiblat, Metode Segitiga Siku-Siku |
| Subjek: | 2x4 Fiqh > 2x4.1 Ibadah |
| Divisi: | Fakultas Syari'ah > Hukum Keluarga Islam |
| User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
| Tanggal Disetorkan: | 18 Aug 2026 07:08 |
| Perubahan Terakhir: | 18 Aug 2026 07:08 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/19108 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
