Lailatulqadar dalam Tafsir Sufistik Persfektif Imam Al-Alusi dan Syaikh Najmuddin Al-Kubra

Wafa, Muhamad Iqbal (2025) Lailatulqadar dalam Tafsir Sufistik Persfektif Imam Al-Alusi dan Syaikh Najmuddin Al-Kubra. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

[img] Teks
S_IAT_211320011_Cover.pdf

Download (329kB)
[img] Teks
S_IAT_211320011_Lampiran Depan.pdf

Download (1MB)
[img] Teks
S_IAT_211320011_Bab I.pdf

Download (632kB)
[img] Teks
S_IAT_211320011_Bab II.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (825kB)
[img] Teks
S_IAT_211320011_Bab III.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (1MB)
[img] Teks
S_IAT_211320011_Bab IV.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (836kB)
[img] Teks
S_IAT_211320011_Bab V.pdf

Download (449kB)
[img] Teks
S_IAT_211320011_Daftar Pustaka.pdf

Download (508kB)

Abstrak

Penyebutan Lailatulqadar sebagai malam yang begitu mulia karena tidak lain yang sudah disinggung sebelumnya bahwa menjadi awal mula ditetapkannya berbagai urusan seperti rizqi, rahmat, ajal, dan hukum, karena al Qur‟an diturunkan dari Lauh al-Mahfuz menuju ke dunia. Tepat kejadian malam Lailatulqadar memiliki beberapa pendapat yang berbeda beberapa diantaranya menyebutkan bahwa malam Lailatulqadar terjadi pada 27 Ramadhan, sebagian ulama berpendapat terjadi pada 10 malam terakhir pada bulan Ramadhan. Dengan demikian, malam Lailatulqadar menjadi pembahasan yang penting untuk diteliti pada penelitian ilmiah, terlebih pendapat para ulama ahli tafsir diperlukan pada suatu penelitian sebagai standar pandangan, karena seorang ulama yang telah dianggap sebagai pakar tafsir dinilai sudah memumpuni dalam keilmuwan yang mencoba menafsirkan al-Qur‟an. Pada penelitian ini memiliki pembahasan berdasarkan rumusan masalah: 1. Bagaimana penafsiran Imam al-Alusi dan Syaikh Najmuddin al-Kubra terhadap Lailatulqadar di dalam ayat-ayat al-Qur‟an? 2. Bagaimana hasil analisis yang menyebutkan persamaan dan perbedaan pada penafsiran Lailatulqadar menurut Imam al-Alusi dan Syaikh Najmuddin al-Kubra? Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui penafsiran Lailatulqadar pada ayat-ayat al Qur‟an menurut Imam al-Alusi dengan Syaikh Najmuddin al-Kubra dan mengetahui perbedaan dan persamaan dalam penafsiran Lailatulqadar di dalam al-Qur‟an yang disampaikan oleh Imam al-Alusi serta Syaikh Najmuddin al Kubra. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan sumber primer berasal dari kitab tafsir Ruh al-Ma’ani oleh Imam al-Alusy dengan at Ta’wilat an-Najmiyyah oleh Syaikh Najmuddin al-Kubra. Selain itu, sumber sekunder berasal dari berbagai literatur ilmiah yang berkaitan dengan pembahasan pada penelitian ini. Oleh sebab itu, pada penelitian ini penulis menggunakan teknik pengolahan data komparatif yang digunakan untuk melakukan perbandingan antara kitab tafsir Ruh al-Ma’ani dengan at-Ta’wilat an-Najmiyyah. Penelitian ini menghasilkan suatu pembahasan yang mengarah kepada persamaan penafsiran Lailatulqadar di dalam kitab tafsir Ruh al-Ma’ani dan at Ta’wilat an-Najmiyyah sebagaimana yang termaktub di dalam Q.S.al-Qadar ayat 1-5, Q.S.al-Baqarah ayat 185 yang menyebut Lailatulqadar sebagai malam diturunkannya al-Qur‟an, dan Q.S.ad-Dukhon ayat 3 yang menyebut Lailatulqadar sebagai lailatul mubarokah. Selain itu, adanya perbedaan penafsiran antara kitab tafsir Ruh al-Ma’ani dan at-Ta’wilat an-Najmiyyah yang terletak pada penafsiran Q.S.ad-Dukhon ayat 3.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Al-alusy, lailatulqadar, Najmuddin al-Kubra
Subjek: 2x1 Al Quran dan ilmu yang terkait > 2x1.3 Tafsir Al-Quran
Divisi: Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alquran dan Tafsir
User Penyetor: S.S.I Fadhilah NH
Tanggal Disetorkan: 07 Aug 2026 06:55
Perubahan Terakhir: 07 Aug 2026 06:55
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/19024

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.