Ramdah, Sitti Konaatul (2025) Analisis Hukum Ekonomi Syariah terhadap Praktik Bagi Hasil Ternak Bebek Petelur di Desa Tegal Kunir Lor Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_HES_211130194_Cover.pdf Download (149kB) |
|
|
Teks
S_HES_211130194_Lampiran Depan.pdf Download (544kB) |
|
|
Teks
S_HES_211130194_BAB I.pdf Download (277kB) |
|
|
Teks
S_HES_211130194_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (508kB) |
|
|
Teks
S_HES_211130194_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (391kB) |
|
|
Teks
S_HES_211130194_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (501kB) |
|
|
Teks
S_HES_211130194_BAB V.pdf Download (145kB) |
|
|
Teks
S_HES_211130194_Daftar Pustaka.pdf Download (223kB) |
Abstrak
Praktik bagi hasil pada usaha ternak bebek petelur di Desa Tegal Kunir Lor, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, merupakan bentuk kerja sama antara pemilik modal (shahibul māl) dan pengelola (mudhārib) yang bertujuan memenuhi kebutuhan usaha masyarakat, namun pelaksanaannya sering kali tidak sesuai dengan prinsip mudharabah dalam Hukum Ekonomi Syariah, seperti adanya penetapan harga tetap yang merugikan pengelola serta pembebanan risiko usaha sepenuhnya kepada pihak pengelola, sehingga menimbulkan ketidakadilan dan potensi perselisihan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana pelaksanaan perjanjian kerja sama dan Pembagian Risiko dalam Praktik bagi hasil ternak bebek petelur pada Masyarakat Desa Tegal Kunir Lor Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang? 2. Bagaimana Analisis Hukum Ekonomi Syariah terhadap Praktik Perjanjian kerja sama dan Pembagian Risiko pada bagi hasil ternak bebek petelur di Desa Tegal Kunir Lor Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang? Adapun penelitian ini bertujuan untuk: 1. Untuk mengetahui dan mendeskripsikan pelaksanaan perjanjian kerja sama serta pembagian risiko dalam praktik bagi hasil hewan ternak bebek petelur pada masyarakat Desa Tegal Kunir Lor Kecamatan Mauk Kabupaten Tangerang. 2. Untuk menganalisis praktik perjanjian kerja sama dan pembagian risiko dalam bagi hasil ternak bebek petelur tersebut berdasarkan perspektif Hukum Ekon Syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis melalui penelitian lapangan dan studi kepustakaan, dengan data primer dari observasi, wawancara, serta dokumentasi, dan data sekunder dari buku, jurnal, artikel, serta penelitian relevan. Analisis dilakukan untuk menggambarkan praktik bagi hasil ternak bebek petelur di Desa Tegal Kunir Lor serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip hukum ekonomi syariah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Praktik kerja sama bagi hasil ternak bebek petelur di Desa Tegal Kunir Lor menggunakan akad mudhārabah muqayyadah dengan modal Rp16.000.000–Rp18.000.000, namun sistem yang diterapkan bukan persentase keuntungan melainkan harga tetap Rp1.800 per butir, lebih rendah dari harga pasar Rp2.200, sehingga merugikan pengelola dan tidak sesuai prinsip syariah; selain itu risiko usaha lebih banyak dibebankan kepada pengelola, padahal dalam mudhārabah kerugian seharusnya ditanggung pemodal kecuali ada kelalaian. 2. Berdasarkan Hukum Ekonomi Syariah, praktik ini belum sesuai dengan prinsip keadilan, transparansi, dan asas al-ghunmu bil ghurmi, sehingga perlu pembagian hasil yang proporsional, kontrak tertulis, serta pembagian risiko yang adil agar sesuai dengan ketentuan syariah.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Bagi Hasil, Mudharabah, Hukum Ekonomi Syariah |
| Subjek: | 2x4 Fiqh > 2x4.2 Muamalah > 2x4.24 Syarikah |
| Divisi: | Fakultas Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
| Tanggal Disetorkan: | 13 Mei 2026 07:07 |
| Perubahan Terakhir: | 13 Mei 2026 07:07 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18614 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
