Rosyidin, Nur (2022) Moderasi Beragama di Indonesia dalam Perspektif Azyumardi Azra. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_AFI_171310011_Cover.pdf Download (163kB) |
|
|
Teks
S_AFI_171310011_Lampiran Depan.pdf Download (845kB) |
|
|
Teks
S_AFI_171310011_BAB I.pdf Download (233kB) |
|
|
Teks
S_AFI_171310011_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (237kB) |
|
|
Teks
S_AFI_171310011_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (257kB) |
|
|
Teks
S_AFI_171310011_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (268kB) |
|
|
Teks
S_AFI_171310011_BAB V.pdf Download (132kB) |
|
|
Teks
S_AFI_171310011_Daftar Pustaka.pdf Download (147kB) |
Abstrak
Moderasi Beragama di Indonesia dalam Perspektif Azyumardi Azra Agama merupakan keniscayaan dalam kehidupan manusia dan berperan penting dalam membentuk peradaban. Dalam konteks sosial, agama tidak hanya berkaitan dengan hubungan spiritual manusia dengan Tuhan, tetapi juga menjadi perekat sosial yang menciptakan harmoni antarsesama. Namun, dalam kenyataannya, pemahaman agama yang sempit dan eksklusif sering kali melahirkan sikap intoleran yang dapat memicu konflik sosial dan diskriminasi, seperti kasus penolakan pembangunan rumah ibadah di Cilegon, Banten. Kondisi ini menunjukkan pentingnya moderasi beragama dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang multikultural dan multiagama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep moderasi beragama di Indonesia dalam perspektif Azyumardi Azra. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu dengan menelaah karya-karya, gagasan, dan pandangan Azyumardi Azra tentang Islam wasathiyah dan relevansinya terhadap konteks keindonesiaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Azyumardi Azra memandang moderasi beragama sebagai pengejawantahan dari Islam wasathiyah— yakni Islam yang berkarakter inklusif, toleran, dan berorientasi pada keadilan sosial. Menurutnya, tradisi Islam wasathiyah di Indonesia terbentuk melalui proses sejarah yang panjang sejak masa Islamisasi Nusantara yang berlangsung damai, akomodatif, dan akulturatif terhadap budaya lokal. Konsep ini dianggap sebagai solusi terhadap berbagai persoalan keagamaan dan sosial yang muncul akibat sikap ekstremisme dan radikalisme. Kesimpulannya, moderasi beragama dalam pandangan Azyumardi Azra bukan sekadar upaya menjaga keseimbangan antara keimanan dan toleransi, tetapi juga sebagai fondasi bagi terwujudnya perdamaian, keadilan, dan keutuhan bangsa Indonesia yang majemuk.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Moderasi Beragama, Azyumardi Azra, Islam Wasathiyah, Toleransi, Indonesia |
| Subjek: | 2x7 Filsafat dan perkembangannya > 2x7.4 Pemurnian dan pemaharuan pemikiran > 2x7.42 Pembaharuan pemikiran dalam Islam |
| Divisi: | Fakultas Ushuluddin dan Adab > Aqidah dan Filsafat Islam |
| User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
| Tanggal Disetorkan: | 07 Mei 2026 07:25 |
| Perubahan Terakhir: | 07 Mei 2026 07:28 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18588 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
