Eksistensi Kegilaan dalam Novel Orang-Orang Gila Karya Han Gagas (Perspektif Eksistensialisme Soren Kierkegaard)

Khudori, Ahmad (2022) Eksistensi Kegilaan dalam Novel Orang-Orang Gila Karya Han Gagas (Perspektif Eksistensialisme Soren Kierkegaard). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

[img] Teks
S_AFI_171310018_Cover.pdf

Download (104kB)
[img] Teks
S_AFI_171310018_Lampiran Depan.pdf

Download (1MB)
[img] Teks
S_AFI_171310018_BAB I.pdf

Download (279kB)
[img] Teks
S_AFI_171310018_BAB II.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (249kB)
[img] Teks
S_AFI_171310018_BAB III.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (243kB)
[img] Teks
S_AFI_171310018_BAB IV.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (260kB)
[img] Teks
S_AFI_171310018_BAB V.pdf

Download (123kB)
[img] Teks
S_AFI_171310018_Daftar Pustaka.pdf

Download (199kB)

Abstrak

Eksistensi diartikan sebagai keberadaan. Eksistensi mempunyai arti yang khusus, ialah eksistensi untuk cara manusia berada di dalam dunia. kegilaan merupakan kekacauan dalam bertindak, prilaku, pandangan. Soren Kierkegaard merupakan filsuf yang mempunyai teori eksistensialisme manusia. Eksistensi terbagi kepada tiga tahapan, tahap estetis, tahap etis, tahap religius. Novel orang-orang gila mempunyai nilai yang kuat dalam hidup manusia terkandung soal moral dan kebaikan yang bisa diambil dan dipelajari. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1. Bagaimana konsep kegilaan dalam eksistensialisme Soren Kierkegaard? 2. Bagaimana eksistensi kegilaan perspektif eksistensialisme Soren Kierkegaard dalam novel orang-orang gila?. Sedangkan tujuan penelitian yaitu: 1. Menjelaskan eksistensi kegilaan dalam novel “Orang-orang Gila” karya Han Gagas. 2. Menjelaskan eksistensi kegilaan dalam novel Orang- Orang Gila dalam perspektif Soren Kierkegaard.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Yakni proses dan hasil penelitian akan diuraikan secara rinci berdasarkan hasil data dan informasi yang didapatkan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa: 1. Kegilaan menunjukan tindakan yang bisa membedakan batas manusia normal dan abnormal Sedangkan eksistensi ialah keberadaan, terlebih eksistensi ialah menjadi tugas seorang manusia. Eksistensi kegilaan Soren Kierkegaard dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu eksistensi Estetik, eksistensi etik, dan terakhir eksistensi religius.2. Dalam persfektif eksistensialisme Soren Kierkegaard bahwa tokoh utama novel orang gila Marno dan Astrid mengalami tahapan eksistensi. Marno dan Astrid dalam hidupnya melewati batas sebagai manusia hingga memuncak sebagai manusia yang sampai pada tahap eksistensi religius, menjadikan Marno dan Astrid orang yang lebih bijak. Eksistensi mampu membawa manusia menjadi lebih bijaksana dalam memanusiakan orang lain yaitu humanisme.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Eksistensi, Novel, Kegilaan
Subjek: 100 Filsafat & Psikologi > 101 Teori filsafat
Divisi: Fakultas Ushuluddin dan Adab > Aqidah dan Filsafat Islam
User Penyetor: S.Hum Prihantini Noor Akmalia
Tanggal Disetorkan: 07 Mei 2026 04:07
Perubahan Terakhir: 07 Mei 2026 04:07
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18586

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.