Munawaroh, Munawaroh (2023) Akal dan Kebebasan sebagai Hakikat Kemanusiaan Menurut Muhammad Baqir Al-Shadr. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_AFI_191310001_Cover.pdf Download (181kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310001_Lampiran Depan.pdf Download (640kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310001_Bab I.pdf Download (295kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310001_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (279kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310001_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (500kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310001_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (371kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310001_Bab V.pdf Download (196kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310001_Daftar Pustaka.pdf Download (241kB) |
Abstrak
Akal dan kebebasan merupakan salah satu dimensi penting yang terdapat pada diri seorang makhluk dan menjadi unsur pembeda dengan makhluk-makhluk lainnya, yang terkadang hanya menggunakan insting mereka, tetapi dengan akalnya makhluk ini mampu memilih segala kemungkinan-kemungkinan yang ada serta dengan kebebasannya Dia bisa menentukan yang menurut Dia benar dan buruk dan Makhluk ini disebut dengan manusia. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan dalam penelitian ini yaitu bagaimana yaitu 1) Bagaimana Muhammad Baqir Al-Shadr memandang akal sebagai hakikat kemanusiaan tentang akal? 2) Bagaimana Muhammad Baqir Al-Shadr memandang kebebasan sebagai hakikat kemanusiaan? Adapun tujuan dari skripsi ini adalah: 1) Untuk mengetahui pandangan Muhammad Baqir Al-Shadr tentang akal. 2) Untuk mengetahui pandangan Muhammad Baqir Al-Shadr tentang kebebasan. Dalam skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif pustaka (library research) yaitu mengumpulkan data dan informasi dari berbagai macam sumber mulai dari sumber primer seperti buku Risalatuna dan Al-Insan al-Mu’ashir Wa Al-Musykilat Al Ijtima’iyah (manusia modern dan problem sosial) maupun sumber sekunder seperti buku, jurnal, artikel yang membahas tentang hal-hal yang berkaitan dengan judul skripsi penulis. Lalu dianalisis dengan metode analisis-deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa: Muhammad Baqir Shadr memandang akal sebagai hakikat kemanusiaan yaitu sebagai unsur terpenting dalam diri manusia, yang berfungsi untuk membongkar segala rahasia yang ada di alam semesta dan dengan tujuan agar manusia dapat mengembangkan diri serta dapat mencapai pada hakikat dari eksistensinya. Sedangkan Muhammad Baqir Al-Shadr memandang kebebasan sebagai hakikat kemanusiaan yaitu sebagai suatu ketundukan/ketaatan kepada Allah SWT, yang diberikan oleh-Nya yang memiliki konsekuensi-konsekuensi dalam hal kebebasan dengan penuh rasa tanggung jawab dalam memilih segala sesuatu di antara kemungkinan-kemungkinan yang ada.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Akal, kebebasan, kemanusiaan |
| Subjek: | 2x7 Filsafat dan perkembangannya |
| Divisi: | Fakultas Ushuluddin dan Adab > Aqidah dan Filsafat Islam |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 01 Apr 2026 08:35 |
| Perubahan Terakhir: | 01 Apr 2026 08:35 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18453 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
