Derajat Úlamā dalam Perspektif Al-Qur’an (Studi Komparatif Tafsīr Al-Qur’an al-Aẓīm dan Tafsīr Fī Ẓilālil Qur’an)

Nugroho, Auliya Arby (2024) Derajat Úlamā dalam Perspektif Al-Qur’an (Studi Komparatif Tafsīr Al-Qur’an al-Aẓīm dan Tafsīr Fī Ẓilālil Qur’an). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

[img] Teks
S_IAT_201320100_Cover.pdf

Download (370kB)
[img] Teks
S_IAT_201320100_Lampiran Depan.pdf

Download (1MB)
[img] Teks
S_IAT_201320100_Bab I.pdf

Download (511kB)
[img] Teks
S_IAT_201320100_Bab II.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (639kB)
[img] Teks
S_IAT_201320100_Bab III.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (331kB)
[img] Teks
S_IAT_201320100_Bab IV.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (383kB)
[img] Teks
S_IAT_201320100_Bab V.pdf

Download (263kB)
[img] Teks
S_IAT_201320100_Daftar Pustaka.pdf

Download (228kB)

Abstrak

Kedudukan Úlamā sangatlah mulia, Allah SWT menjadikan Úlamā sebagai makhluk yang berkedudukan tinggi. Dalam lintasan sejarah Indonesia Úlamā merupakan salah satu elit sosial di samping pemerintah (umara). Antara Úlamā dan pemerintah sudah menunjukan hubungan kerja sama yang sangat kuat dalam membangun dan mengembangkan masyarakat. Akan tetapi terdapat masalah yang pernah terjadi di Indonesia, terkait kasus dugaan penistaan al-Qur‟an dan Úlamā yang disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dalam sambutannya. Maka dari itu, penulis berkeinginan untuk mengetahui kedudukan dan peran Úlamā yang lebih luas yang sesuai dengan al-Qur‟an, agar kedudukan Úlamā lebih dihormati dan ditaati lagi oleh masyarakat umum dan khususnya umat Islam, karena Úlamā adalah sebagai pewaris atau penerus para nabi dan rasul (waraśatul anbiyaa), dan peran Úlamā juga sangat berpengaruh di masyarakat karena lewat Úlamālah para penerus bangsa dididik dengan baik. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan Tafsīr Al-Qur‟an al-Aẓīm karya Ibnu Kaṡīr dan Tafsīr Fī Ẓilālil Qur‟an Karya Sayyid Quṭub. Dari latar belakang tersebut penulis merumuskan masalah sebagai berikut: 1.Apa pengertian Úlamā menurut Ibnu Kaṡīr dan Sayyid Quṭub? 2. Bagaimana peran dan kedudukan Úlamā menurut Ibnu Kaṡīr dan Sayyid Quṭub? Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: 1.Untuk mengetahui apa pengertian Úlamā menurut Ibnu Kaṡīr dan Sayyid Quṭub. 2. Untuk mengetahui peran dan kedudukan Úlamā menurut Ibnu Kaṡīr dan Sayyid Quṭub? Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Dalam hal ini Pengumpulan data dilakukan dengan mencari sumber buku-buku yang berkaitan dengan pembahasan yang nantinya akan dijadikan sebagai data primer, dan data sekunder yang berhubungan dengan pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Ibnu Kaṡīr, Úlamā adalah orang yang memiliki rasa takut kepada Allah karena pengetahuan mereka tentang kebesaran-Nya. Sementara menurut Sayyid Quṭub, Úlamā adalah mereka yang mengkaji al-Qur'an dan mengenal Allah dengan penuh kesadaran. Peran Úlamā dalam masyarakat adalah menyampaikan ajaran al-Qur'an, sebagaimana yang diamanahkan dalam QS. al-Māidah ayat 67. Melalui pemahaman ini, diharapkan masyarakat dapat lebih menghormati dan mengakui kedudukan Úlamā yang sebenarnya, serta memahami peran vital mereka dalam pembangunan masyarakat Islam.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Al-Qur'an, Ibnu Kasir, Sayyid Qutub, tafsir, ulama
Subjek: 2x1 Al Quran dan ilmu yang terkait > 2x1.3 Tafsir Al-Quran
Divisi: Fakultas Ushuluddin dan Adab > Ilmu Alquran dan Tafsir
User Penyetor: S.S.I Fadhilah NH
Tanggal Disetorkan: 11 Mar 2026 07:03
Perubahan Terakhir: 11 Mar 2026 07:03
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18391

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.