Rahayu, Putri (2024) Fenomena Eksploitasi Pelecehan Seksual di Media Sosial Telegram dalam Perspektif Tafsir Sosial (Kitab Tafsir Fi-Zhilalil Qur'an Karya Sayyid Quthb). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_IAT_201320056_Cover.pdf Download (229kB) |
|
|
Teks
S_IAT_201320056_Lampiran Depan.pdf Download (752kB) |
|
|
Teks
S_IAT_201320056_Bab I.pdf Download (405kB) |
|
|
Teks
S_IAT_201320056_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (470kB) |
|
|
Teks
S_IAT_201320056_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (367kB) |
|
|
Teks
S_IAT_201320056_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (552kB) |
|
|
Teks
S_IAT_201320056_Bab V.pdf Download (173kB) |
|
|
Teks
S_IAT_201320056_Daftar Pustaka.pdf Download (241kB) |
Abstrak
Perkembangan teknologi informasi dan aplikasi pesan instan, seperti Telegram, telah membawa transformasi besar dalam komunikasi manusia. Telegram, sebagai aplikasi berbasis internet, memungkinkan pengguna untuk mengirim pesan berisi teks, gambar, audio, video, serta berbagai jenis file lainnya dalam waktu singkat. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: 1. Bagaimana bentuk fenomena eksploitasi pelecehan seksual di media sosial Telegram dapat dipahami dalam konteks perubahan moral masyarakat serta pandangan islam terhadap fenomena tersebut? 2. Bagaimana perspektif tafsir sosial Fi Zhilalil Qur'an yang berkaitan dengan kisah Nabi Yusuf AS dapat memberikan nilai-nilai moral dan spiritual sebagai dasar pemahaman serta solusi atas fenomena eksploitasi pelecehan seksual di media sosial? Tujuan penelitian ini adalah, 1.Untuk menganalisis bentuk, pola, dan faktor-faktor yang melatarbelakangi terjadinya fenomena eksploitasi serta pelecehan seksual di media sosial Telegram dalam konteks degradasi moral masyarakat digital. 2. Untuk mengkaji pandangan tafsir sosial Fi Zhilalil Qur’an, khususnya melalui kisah Nabi Yusuf dan Zulaikha, dalam menggali nilai-nilai moral dan spiritual yang relevan sebagai landasan etika dan solusi terhadap fenomena eksploitasi dan pelecehan seksual di media sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan penelitian perpustakaan (library research) di samping itu juga diperkuat oleh wawancara, di mana data yang digunakan berasal dari buku-buku dan publikasi ilmiah. Sumber data primer adalah kitab Tafsir Fi-Zhilalil Qur’an, sedangkan data sekunder mencakup buku-buku, artikel, jurnal, skripsi, dan karya ilmiah lainnya yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1. Aplikasi Telegram ini memiliki fitur menarik yang tidak dimiliki oleh aplikasi lain, yaitu fitur bot. Salah satu layanan fitur bot dalam aplikasi Telegram ini adalah anonymous chat. Anonymous chat adalah mediator dalam aktivitas komunikasi interpersonal yang dilakukan dalam ruang chat di Telegram, tanpa mengungkapkan identitas asli (identitas samaran). Dengan penggunaan identitas samaran, banyak pengguna yang menyalahgunakannya, termasuk untuk melakukan pelecehan seksual di media sosial Telegram ini. Terjadinya fenomena tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan mengenai edukasi seksualitas dan minimnya etika dalam bermedia sosial. Sebab menurut pandangan islam pelecehan seksual yang dilakukan diluar syari’at islam termasuk perbuatan zina. 2. Dalam prespektif Tafsir Sosial (Fi-Zhilalil Qur’an karya Sayyid Quthb) terkait larangan mendekati zina, mencakup segala bentuk aktivitas yang mendekati zina termasuk interaksi online tidak etis juga harus dihindari. Adapun implementasi terkait persoalan tersebut ialah dengan cara mengelola waktu dengan baik untuk menghindari aktivitas tersebut, saling menasehati dalam kebenaran saat terjadinya prilaku penyimpangan, dan gunakanlah etika dalam bermedia sosial terutama kepada lawan jenis. Etika berinteraksi yang sesuai dengan syari'at islam itu terdapat dalam Al-Qur'an, sebagai berikut: qaulan sadidan, qaulan ballighan, qaulan maysuran, qaulan layyinan, qaulan kariman dan qaulan ma'rufan. Kesimpulan dari hasil penelitian ini ialah pentingnya untuk meningkatkan pemahaman tentang edukasi seksualitas dan memperkuat etika dalam penggunaan media sosial guna mencegah terjadinya pelecehan seksual dan menciptakan lingkungan online yang aman dan positif.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Pelecehan seksual, telegram, tafsir sosial |
| Subjek: | 2x1 Al Quran dan ilmu yang terkait > 2x1.3 Tafsir Al-Quran |
| Divisi: | Fakultas Ushuluddin dan Adab > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 05 Mar 2026 03:43 |
| Perubahan Terakhir: | 05 Mar 2026 03:43 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18348 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
