Pengembangan Masyarakat Melalui Kreativitas Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas Menjadi Bahan Bermanfaat (Studi Kasus di Komunitas Upload Do It Your Self/DIY Pamulang Kota Tangerang Selatan)

Hidayat, Rahmat (2022) Pengembangan Masyarakat Melalui Kreativitas Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas Menjadi Bahan Bermanfaat (Studi Kasus di Komunitas Upload Do It Your Self/DIY Pamulang Kota Tangerang Selatan). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

[img]
Pra Tinjau
Teks
S_PMI_171380017_COVER.pdf

Download (107kB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks
S_PMI_171380017_LAMPIRAN DEPAN.pdf

Download (4MB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks
S_PMI_171380017_BAB I.pdf

Download (400kB) | Pra Tinjau
[img] Teks
S_PMI_171380017_BAB II.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (498kB)
[img] Teks
S_PMI_171380017_BAB III.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (203kB)
[img] Teks
S_PMI_171380017_BAB IV.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (200kB)
[img]
Pra Tinjau
Teks
S_PMI_171380017_BAB V.pdf

Download (154kB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks
S_PMI_171380017_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (228kB) | Pra Tinjau

Abstrak

Sampah merupakan salah satu permasalahan yang cukup sulit untuk ditangani bukan hanya di indonesia tetapi di dunia, itu terjadi dikarenakan kebiasaan masyarakatnya sebagai konsumen yang selalu mengahsilkan sampah terutama plastik pada saat pemakaian produk. Dampak dari plastik yang susah diuraikan dan bahan kimia yang terdapat pada plastik sehingga berbahaya bagi lingkungan, karena kuantitas maupun tingkat bahayanya mengganggu kelangsungan mahluk hidup. Oleh karena itu mengubah sampah atau barang bekas seperti plastik menjadi barang yang dapat digunakan kembali dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan. Dalam hal ini Komunitas Upload DIY hadir ditengah masyarakat untuk mengingatkan masyrakat untuk menumbuhkan jiwa kreatif terhadap diri masing-masing terkhususnya para ibu rumah tangga, dengan berbagi tutorial melalui media instagram. Berdasarkan uraian di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) program apa saja yang di lakukan oleh komunitas Upload DIY untuk menumbuhkan minat dan jiwa kreatif masyarakat? 2) bagaimana prosess dari setiap pembuatan kreativitas kerajinan tanngan dari bahan bekas? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah : 1) untuk mengetahui proses dari setiap kegiatan yang di lakukan oleh komunitas upload DIY. 2) untuk mengetahui program apa saja yang dibuat oleh komunitas Upload DIY. 3) untuk mengetahui cara apakah yang di pakai oleh komunitas Upload DIY untuk membuat masyarakat tertarik dan mau mengikuti kegiatannya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu penelitan yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari apa yang diteliti. Sedangkan pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian di lapangan yaitu kurangnya fasilitas untuk mendistribusikan hasil dari karya yang telah dibuat, seperti tidak adanya website khusus untuk penjualan barang yang di hasilkan, sehingga bisa meningkatkan nilai pendapatan anggota yang terlibat. Adapun dalam kegiatan besar yang menjadi pendukungnya yaitu dari sponsor, sedangkan selama masa pandemi yang berimbas ke semua lini sektor, begitupun dengan komunitas Upload DIY di setiap kegiatan rutinnya menjadi terhambat, tetapi tidak menjadikan komunitas ini layu, dengan memanfaatkan media online maka kegiatan selama pandemi di lakukan secara online.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Komunitas Upload DIY, kreativitas dari Bahan Bekas, Aktif, Inovatif
Subjek: 300 Ilmu Sosial, Sosiologi & Antropologi > 307 Masyarakat
Divisi: Fakultas Dakwah > Pengembangan Masyarakat Islam
User Penyetor: Diah Sadjidin
Tanggal Disetorkan: 21 Nov 2022 02:45
Perubahan Terakhir: 25 Mar 2024 06:39
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/9627

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.