Terapi Rasional Emotif (TRE) dalam Menangani Kecemasan Suami (Studi pada Keluarga TKW di Desa Tembong Kec. Carita Kab. Pandeglang)

Sar'ah, Sar'ah (2017) Terapi Rasional Emotif (TRE) dalam Menangani Kecemasan Suami (Studi pada Keluarga TKW di Desa Tembong Kec. Carita Kab. Pandeglang). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten.

[img]
Pra Tinjau
Teks (COVER)
COVER.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (74kB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (217kB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks (BAB I)
BAB I .pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (282kB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks (BAB II)
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (239kB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks (BAB III)
BAB III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (226kB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks (BAB V)
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (88kB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks (RIWAYAT HIDUP)
RIWAYAT HIDUP.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (122kB) | Pra Tinjau

Abstrak

Di era modern ini banyak perempuan pergi ke luar negeri untuk mencari uang sehingga terjadi pertukaran peran antara suami dan isteri. Keberangkatan isteri pergi ke luar negeri bertujuan untuk mengubah kondisi sosial ekonomi keluarga. Hal ini menyebabkan para suami mengalami kecemasan akibat rasa jenuh dan rasa khawatir berlebihan ketika isteri tidak memberi kabar, sehingga para suami berpikir dan berperilaku irrasional. Dalam penelitian ini penulis menerapkan terapi rasional emotif dalam membantu mengatasi masalah responden. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah ; bagaimanakah bentuk gejala kecemasan suami yang ditinggal istri sebagai tenaga kerja wanita (TKW), dan bagaimanakah penerapan terapi rasional emotif dalam menangani kecemasan suami yang ditinggal istri sebagai tenaga kerja wanita (TKW). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk gejala kecemasan suami yang ditinggal istri sebagai tenaga kerja wanita (TKW), dan untuk mengetahui bagaimana penerapan terapi rasional emotif serta perubahan suami setelah melakukan konseling terapi rasional emotif dalam menangani kecemasan ketika ditinggal istri sebagai tenaga kerja wanita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan format deskriptif analisis, yaitu dengan mendeskripsikan subjek dan objek penelitian berdasarkan fakta yang ada. Sedangkan teknik pengumpulan datanya penulis menggunakan observasi lapangan dan wawancara. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pertama, bentuk gejala kecemasan yang dialami para suami yang ditinggal istri pergi ke luar negeri diantaranya: susah tidur, sering melamun, hilang konsentrasi, dan selalu berpikir sesuatu yang buruk akan terjadi dan lain-lain. Kedua, untuk mengatasi kecemasan tersebut penulis melakukan proses konseling melalui pendekatan terapi rasional emotif dengan assessment dan treatment melalui 3 tahapan sehingga para suami dapat berpikir rasional meskipun harus menahan rasa jenuh ketika harus menggantikan peran istri. Para suami yang memiliki gejala kecemasan karena takut istrinya lebih berkuasa jika sudah punya penghasilan sendiri, kini suami dapat mengatasi kecemasan itu dan merasa optimis sesuatu yang baik akan terjadi berdasarkan keyakinannya yang rasional.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Rasional Emotif
Subjek: 100 Filsafat & Psikologi > 150 Psikologi
Divisi: Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam
User Penyetor: S.IIP AINUN NAJAH
Tanggal Disetorkan: 31 Jul 2017 05:57
Perubahan Terakhir: 02 Apr 2024 06:36
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/634

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.