engembangan Ekowisata Mangrove Berbasis Masyarakat di Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang

Khofifah, Khofifah (2021) engembangan Ekowisata Mangrove Berbasis Masyarakat di Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang. Diploma atau S1 thesis, UIN SMH BANTEN.

[img] Teks
1.COVER.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (182kB)
[img] Teks
2.LAMPIRAN DEPAN SKRIPSI.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (516kB)
[img] Teks
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (322kB)
[img] Teks
BAB II.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (213kB)
[img] Teks
BAB III.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (196kB)
[img] Teks
BAB IV.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (209kB)
[img] Teks
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (94kB)
[img] Teks
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (223kB)

Abstrak

Khofifah, NIM: 161380029, Judul Skripsi :“Pengembangan Ekowisata Mangrove Berbasis Masyarakat di Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang”, Jurusan: Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah, Tahun 2020 M /1442 H. Seiring dengan perkembangan, muncul konsep ekowisata berbasis masyarakat, yaitu wisata yang menyuguhkan sumber daya yang masih alami, sebagai salah satu upaya pengembangan pedesaan sehingga dapat meningkatkan perekonomian lokal, yang mana masyarakat kawasan tersebut merupakan pemegang kendali utama. Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa, merupakan wilayah pesisir yang mayoritas mata pencaharian masyarakatnya sebagai nelayan. Namun, Desa Lontar juga memiliki potensi yang bisa dikembangkan menjadi lokasi wisata alam dan menjadi penghasilan tambahan bagi masyarakat sekitar. Salah satunya dengan mengembangkan potensi mangrove. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1). Bagaimana strategi pengembangan Wisata Mangrove Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang? 2). Bagaimana dampak Wisata Mangrove terhadap sosial dan ekonomi masyarakat Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang? 3). Apa faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan Wisata Mangrove Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang? Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: 1). Strategi pengembangan Wisata Mangrove Jembatan Pelangi Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang 2). Dampak Wisata Mangrove Jembatan Pelangi Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang 3). Faktor pendukung dan penghambat. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu dengan menggambarkan subjek dan objek penelitian berdasarkan fakta yang ada.Sedangkan teknik pengumpulan datanya dengan menggunakan observasi,wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa: Strategi Pengembangan Ekowisata Mangrove Berbasis Masyarakat di Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang meliputi komponen-komponen pengembangan pariwisata yaitu daya tarik wisata, aksesibilitas, kelembagaan, fasilitas pendukung wisata seperti rumah makan dan minum.Adapun strategi lain yaitu: strategi lingkungan, pengembangan sarana-prasarana, pengembangan informasi, peningkatan sistem pengawasan, strategi pemasaran, strategi teknologi, strategi inovasi, strategi operasi, strategi harga. Dampak positif: Pertama, terhadap ekonomi masyarakat, mampu menyerap tenaga kerja dan mendorong munculnya berbagai lapangan kerja dan usaha yang menunjang kegiatan pariwisata. Kedua, terhadap kondisi sosial, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pengembangan kemampuan, perubahan pola pikir masyarakat, penerapan perilaku hidup bersih, pembangunan infrastruktur. Sedangkan dampak negatifnya: pertama, kerusakan lingkungan. Kedua, ketertiban objek wisata. Adapun faktor pendukung yaitu: aksesibilitas, partisipasi masyarakat, keamanan sosial masyarakat. Faktor penghambat: mode transportasi, media promosi, manajemen organisasi.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Ekowisata, Mangrove, Masyarakat
Subjek: 2x6 Sosial dan budaya > 2x6.1 Masyarakat Islam
Divisi: Fakultas Ushuluddin dan Adab > Pengembangan Masyarakat Islam
User Penyetor: M.Pd artina Subhan
Tanggal Disetorkan: 02 Mar 2021 06:05
Perubahan Terakhir: 02 Mar 2021 06:05
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/6202

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.