Praktik Akad Istishna’ Bisnis Properti Syariah (Studi di Perumahan Muntil Permai Kota Serang)

Yulinar, Yulinar (2021) Praktik Akad Istishna’ Bisnis Properti Syariah (Studi di Perumahan Muntil Permai Kota Serang). Diploma atau S1 thesis, UIN SMH BANTEN.

[img]
Pra Tinjau
Teks
1. COVER.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (151kB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks
2. LAMPIRAN DEPAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (485kB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks
BAB 1.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (462kB) | Pra Tinjau
[img] Teks
BAB 2.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (239kB)
[img] Teks
BAB 3.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (472kB)
[img] Teks
BAB 4.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (490kB)
[img]
Pra Tinjau
Teks
BAB 5.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (153kB) | Pra Tinjau
[img]
Pra Tinjau
Teks
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (215kB) | Pra Tinjau

Abstrak

Yulinar NIM: 161130055, Judul Skripsi: “Praktik Akad Istishna’ Bisnis Properti Syariah (Studi di Perumahan Muntil Permai Kota Serang)” Bisnis properti syariah belakangan ini menunjukan perkembangan yang signifikan. Hal ini ditandai dengan semakin banyaknya bisnis Islam. Demikian juga dengan Properti Syariah tenaga ahli di bidang syariah. Properti syariah lebih menekankan kepada skema kepemilikannya. Dalam skema properti syariah konsumen bisa langsung membeli rumah pada pihak developer, tanpa ada pihak ketiga. Seperti dalam skema pembiayaan KPR dengan akad Istishna yang dipraktikan oleh Perumahan Muntil Permai Kota Serang. Dimana dalam pembiayaan KPR ini terdapat permasalahan di antaranya tidak ada transparansi terhadap penjual kepada pembeli terkait keuntungan yang diperoleh oleh penjual. Serta adanya denda yang tertulis di surat perjanjian, dalam Islam denda ini termasuk riba. Berdasarkan penelitian diatas, maka dengan ini penulis dapat merumuskan permasalahan sebagai berikut: 1. Bagaimana Skema Pembiayaan KPR dengan akad Istishna Terhadap Bisnis Properti Syariah di Perumahan Muntil Kota Serang? 2. Bagaimana Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pembiayaan KPR menggunakan akad Istishna dalam Bisnis Properti Syariah di Perumahan Muntil Permai Kota Serang? Adapun tujuan penelitian ini adalah 1. Untuk Mengetahui Skema Pembiayaan KPR dengan Menggunakan Akad Istishna Terhadap Bisnis Properti Syariah di Perumahan Muntil Permai Kota Serang. 2. Untuk mengetahui Tinjauan hukum Islam Terhadap Pembiayaan KPR menggunakan Akad Istishna dalam Bisnis Properti Syariah di Perumahan Muntil Permai Kota Serang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Kesimpulan penelitian ini menghasilkan bahwa, 1). Praktik akad istishna terhadap bisnis properti syariah di perumahan Muntil Permai Kota Serang pertama, pembeli datang ke kantor pemasaran Perumahan Muntil Permai bertemu dengan penjual yang lalu penjual menawarkan harga rumah. Setelah itu mengantarkan pembeli untuk melihat tanah atau rumah yang di inginkan oleh pembeli, jika sudah sepakat satu dengan yang lain maka pembeli harus membayar DP terlebih dahulu agar pesanan segera di proses. Setelah itu penjual memproses pesanan pembeli untuk dibuatkan rumah yang di inginkan oleh pembeli. Setelah rumah yang diinginkan pembeli selesai maka pihak penjual memberikan BPHTB, Akta Jual Beli, Pajak dan Notaris. 2). Pandangan hukum Islam terkait praktik akad Istishna terhadap bisnis properti syariah di Perumahan Muntil Permai tidak sesuai dengan hukum Isalam karena adanya denda yang tertulis di surat perjanjian pembayaraan uang muka tanda jadi dan menurut pendangan Malikiyah, Syafi’iyah, Hanabilah dan hanafiyah denda termasuk kedalam riba dan adanya ketidak terbukaan terkait keuntungan yang diperoleh kepada pembeli.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Subjek: 2x4 Fiqh
2x4 Fiqh > 2x4.2 Muamalah
Divisi: Fakultas Syari'ah > Hukum Ekonomi Syari'ah
User Penyetor: M.Pd artina Subhan
Tanggal Disetorkan: 25 Feb 2021 07:23
Perubahan Terakhir: 25 Feb 2021 07:23
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/6164

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.