Pengaruh Keterampilan Bertanya Guru terhadap Daya Kritis Siswa (Studi di MA Mayariqul Anwar Caringin pada Mata Pelajaran Fikih Kelas X)

ALAMIYAH, AYU (2021) Pengaruh Keterampilan Bertanya Guru terhadap Daya Kritis Siswa (Studi di MA Mayariqul Anwar Caringin pada Mata Pelajaran Fikih Kelas X). Diploma atau S1 thesis, UIN SMH BANTEN.

[img] Teks
LAMPIRAN DEPAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (349kB)
[img] Teks
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (229kB)
[img] Teks
BAB II.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (475kB)
[img] Teks
BAB III.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (323kB)
[img] Teks
BAB IV.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (348kB)
[img] Teks
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (87kB)
[img] Teks
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (222kB)

Abstrak

Ayu Alamiyah, NIM: 161210102, Judul Skripsi: Pengaruh Keterampilan Bertanya Guru terhadap Daya Kritis Siswa (Studi di MA Mayariqul Anwar Caringin pada Mata Pelajaran Fikih Kelas X). Guru yang professional tercermin dalam pelaksanaan pengabdian tugas-tugas yang ditandai dengan keahlian guru tersebut baik dalam materi ataupun metode, selain itu ditunjukan juga melalui tanggung jawabnya dalam melaksanakan seluruh pengabdiannya Keterampilan bertanya merupakan ucapan atau pertanyaan yang dilontarkan guru yang menuntun respon atau jawaban dari peserta didik. Dan kata kritis sebagaimana digunakan dalam ungkapan “berpikir kritis”, berkonotasi pentingnya atau sentralitas dari pemikiran yang mengarah pada pertanyaan isu atau masalah yang memprihatinkan, berpikir kritis juga merupakan suatu strategi kognitif dalam pemecahan masalah yang lebih kompleks dan menuntut pola yang lebih tinggi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik eksperimen. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas X berjumlah 17 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukan: Pertama, tingkat keterampilan bertanya guru adalah baik mencapai 84% dari ketercapaian skor ideal; Kedua, terdapat pengaruh keterampilan bertanya guru terhadap daya kritis siswa sebesar 59,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Semakin tinggi keterampilan bertanya guru, semakin tinggi juga daya kritis siswa. Peningkatan terhadap keterampilan bertanya guru akan meningkatkan daya kritis siswa.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Keterampilan Bertanya, Guru dan Siswa
Subjek: 2x4 Fiqh
300 Ilmu Sosial, Sosiologi & Antropologi > 370 Pendidikan
300 Ilmu Sosial, Sosiologi & Antropologi > 370 Pendidikan > 373 Pendidikan Menengah
Divisi: Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
User Penyetor: M.Pd artina Subhan
Tanggal Disetorkan: 17 Feb 2021 04:42
Perubahan Terakhir: 25 Feb 2021 03:09
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/6051

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.