Penerapan Teori Logoterapi Dalam Mengatasi Guilty Feeling (Rasa Bersalah) Pada Warga Binaan. (Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Serang-Banten, Tahun 2020 M/1441 H)

Habibi, Muhammad Iqbal (2020) Penerapan Teori Logoterapi Dalam Mengatasi Guilty Feeling (Rasa Bersalah) Pada Warga Binaan. (Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Serang-Banten, Tahun 2020 M/1441 H). Diploma atau S1 thesis, UIN SMH BANTEN.

[img] Teks
1. COVER.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (195kB)
[img] Teks
2. LAMPIRAN DEPAN.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (1MB)
[img] Teks
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (553kB)
[img] Teks
BAB II.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (478kB)
[img] Teks
BAB III.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (374kB)
[img] Teks
BAB IV.pdf
Restricted to Hanya user terdaftar
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (608kB)
[img] Teks
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (152kB)
[img] Teks
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (883kB)

Abstrak

Nama: Muhammad Iqbal Habibi, NIM: 161340050, Judul Skripsi: Penerapan Teori Logoterapi Dalam Mengatasi Guilty Feeling (Rasa Bersalah) Pada Warga Binaan. (Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Serang-Banten, Tahun 2020 M/1441 H. Guilt (perasaan bersalah) adalah perasaan emosional yang berasosiasi dengan realisasi bahwa seseorang telah melanggar peraturan sosial, moral, atau etis/susila. Memiliki rasa bersalah merupakan kondisi yang tidak menyenangkan dan dapat menimbulkan dampak psikologis. Ketika seseorang merasa bersalah, individu akan merenungkan apa yang telah dilakukannya, mengkritik dirinya sendiri, dan merasa menyesal. Maka dari itu setiap manusia menginginkan kehidupan yang lebih bermakna ketika sudah melakukan kesalahan. Logoterapi secara umum dapat digambarkan sebagai corak psikologi/psikiatri yang mengakui adanya dimensi kerohanian pada manusia disamping dimensi ragawi dan kejiwaan, serta beranggapan bahwa makna hidup (the meaning of life) dan hasrat untuk hidup bermakna (the will to meaning) merupakan motivasi utama manusia guna meraih taraf kehidupan bermakna (the meaningful life) yang didambakannya. Berdasarkan uraian di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana gambaran umum lokasi Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Serang ? 2) Bagaimana kondisi guilty feeling (rasa bersalah) pada warga binaan pemasyarakatan ? 3) Bagaimana dampak penerapan teori logoterapi dalam mengatasi guilty feeling (rasa bersalah) pada warga binaan pemasyarakatan ?. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mengetahui bagaimana gambaran umum lokasi Lembaga Pemsyarakatan Klas IIA Serang. 2) Mengetahui bagaimana kondisi guilty feeling (rasa bersalah) pada warga binaan pemasyarakatan. 3) Mengetahui bagaimana dampak penerapan teori logoterapi dalam mengatasi guilty feeling (rasa bersalah) pada warga binaan pemasyarakatan. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif yang menghasilkan data deskriptif kualitatif, berupa kata-kata tertulis atau lisan dari objek penelitian yang diamati dengan menggunakan pendekatan teori logoterapi dan teknik bimbingan individual. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data. Penelitian ini dilakukan mulai pada bulan September 2019 sampai Maret 2020. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 5 orang. Responden adalah warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Serang. Bedasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Serang adalah untuk melaksanakan pembinaan berkala dan berkelanjutan bagi warga binaan pemasyarakatan. Gejala rasa bersalah yang dialami warga binaan adalah sulit tidur, takut, tidak nafsu makan, kurang percaya diri, bingung, dan menyesal. Hasil dari proses konseling bisa dilihat dari kemampuan responden untuk lebih bisa menerima keadaan dan tidak berlarut dalam masalah serta memperbaiki diri dan mengikuti kegiatan-kegiatan yang lebih positif.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Subjek: 100 Filsafat & Psikologi > 150 Psikologi
100 Filsafat & Psikologi > 150 Psikologi > 153 Mental proses & kecerdasan
Divisi: Fakultas Ushuluddin dan Adab > Bimbingan Dan Konseling Islam
User Penyetor: M.Pd artina Subhan
Tanggal Disetorkan: 29 Sep 2020 06:40
Perubahan Terakhir: 29 Sep 2020 06:40
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/5582

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.