PERSEPSI MASYARAKAT NELAYAN TERHADAP PENDIDIKAN ANAK (Studi di Kampung Nelayan Desa Teluk Kecamatan Labuan Provinsi Banten)

Saepudin, Asep (2019) PERSEPSI MASYARAKAT NELAYAN TERHADAP PENDIDIKAN ANAK (Studi di Kampung Nelayan Desa Teluk Kecamatan Labuan Provinsi Banten). Diploma atau S1 thesis, UIN SMH BANTEN.

[img] Teks
COVER.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (461kB)
[img] Teks
lampiran wawancara.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (118kB)
[img] Teks
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (191kB)
[img] Teks
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (491kB)
[img] Teks
BAB III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (173kB)
[img] Teks
BAB IV.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (327kB)
[img] Teks
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (89kB)
[img] Teks
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (162kB)

Abstrak

Nama: Asep Saepudin NIM : 122111387 judul skripsi : PERSEPSI MASYARAKAT NELAYAN TERHADAP PENDIDIKAN ANAK (Studi di Kampung Nelayan Desa Teluk Kecamatan Labuan Provinsi Banten) Masyarakat nelayan merupakan salah satu bagian masyarakat indonesia yang hidup dengan mengelola potensi sumberdaya perikanan. Sebagai suatu masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, masyarakat nelayan mempunyai karakteristik sosial tersendiri yang berbeda dengan masyarakat yang tinggal di wilayah daratan. Pendidikan sangat penting bagi kehidupan manusia, tanpa pendidikan manusia akan sulit untuk berkembang maju, seiring dengan berjalannya waktu. Pendidikan di indonesia sangat terlihat, hampir seluruh masyarakat merasakan apa sebuah pendidikan. Masyarakat Desa Teluk Kecamatan Labuan memiliki persepsi yang berbeda-beda terhadap pendidikan anak. Hal ini juga disebabkan oleh kehidupan dan latar belakang masyarakat yang berbeda-beda. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi Persepsi seseorang yaitu faktor dalam situasi yang dilihat dari waktu, keadaan atau tempat kerja dan keadaan sosial. Tujuan penelitian kualitatif, yang menjadi instrumen atau alat penelitian adalah peneliti itu sendiri. Oleh karena itu peneliti sebagai instrument juga harus “divaliditasi” seberapa jauh peneliti kualitatif siap melakukan penelitian yang selanjutnya terjun ke lapangan. Validasi terhadap peneliti sebagai instrument meliputi validasi terhadap pemahaman metode penelitian kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara 1) wawancara 2) observasi 3) dokumentasi. Berdasarkan hasil pembahasan peneliti diperoleh kesimpulan persepsi masyarakat nelayan terhadap pendidikan anak di Desa Teluk Kecamatan Labuan saat ini mayoritas masyarakat nelayan menganggap bahwa pendidikan sngatlah penting bagi dirinya dan anak-anaknya, karena kalau hanya mencari uang saja tidak cukup jika tidak dibekali dengan pendidikan. Sebagian anak masyarakat nelayan di Desa Teluk Kecamatan Labuan sudah banyak yang melanjutkan pendidikannya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Adapun tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk: 1) Untuk mengetahui persepsi Masyarakat Nelayan tentang pendidikan 2) Untuk mengetahui pendidikan anak pada masyarakat nelayan 3) Untuk mengetahui persepsi masyarakat nelayan terhadap pendidikan anak. Kata kunci : Persepsi Masyarakat Nelayan, Pendidikan Anak

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Subjek: 300 Ilmu Sosial, Sosiologi & Antropologi > 360 Sosial masalah & layanan sosial
Divisi: Fakultas Tarbiyah Dan Keguruan > Pendidikan Agama Islam
User Penyetor: M.Pd artina Subhan
Tanggal Disetorkan: 18 Nov 2019 04:04
Perubahan Terakhir: 18 Nov 2019 04:04
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/4604

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.