Analisis Perbandingan Empat Madzhab Tentang Penarikan Wakaf.

Mawaddah, Huriyah (2018) Analisis Perbandingan Empat Madzhab Tentang Penarikan Wakaf. Diploma atau S1 thesis, Universitas Islam Negeri "SMH" Banten.

[img] Teks (COVER)
caver.docx
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (137kB)
[img] Teks (BAB I)
BAB I.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (427kB)
[img] Teks (BAB II)
BAB II.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (486kB)
[img] Teks (BAB III)
BAB III.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (331kB)
[img] Teks (BAB IV)
bab IV.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (601kB)
[img] Teks (BAB V)
BAB V.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (150kB)
[img] Teks (FAFTAR PUSTAKA)
Daftar pustaka.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (222kB)
[img] Teks (LAMPIRAN)
PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI.pdf
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial.

Download (588kB)

Abstrak

Agama Islam meletakkan masalah perwakafan sebagai salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan. Allah menetapkan adanya wakaf dan menganjurkan serta menjadikannya sebagai amal ibadah yang dapat diamalkan untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Prinsip ajaran wakaf menganjurkan masyarakat yang mampu untuk membantu yang kurang dengan cara mendermakan dana abadi yang dikelola, namun harta tersebut boleh tidak diambil kembali oleh orang yang berwakaf. Dari latar belakang di atas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: 1). Bagaimana pendapat ulama tentang penarikan kembali harta wakaf? 2). Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan ikhtilaf ulama tentang penarikan wakaf? 3). Bagaimana persamaan dan perbedaan pendapat ulama tentang penarikan kembali harta wakaf ? Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pendapat ulama tentang penarikan kembali harta wakaf. Untuk mengetahui faktor-faktor ikhtilaf ulama tentang penarikan wakaf. Untuk mengetahui persamaan dan perbedaan pendapat ulama tentang penarikan kembali harta wakaf. Dalam pengumpulan data ini penulis menggunakan penelitian kepustakaan atau library Research sebagai sumber tertulis, yaitu dengan cara mengkaji buku-buku Hukum Wakaf dan Fiqih Wakaf. dengan menggunakan pendekatan komparatif, analisa yang dilakukan antara satu objek dengan objek yang lainnya dalam hal ini membandingkan pendapat-pendapat Ulama. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah Madzhab Hanafi dan Madzhab Maliki, membolehkan penarikan wakaf sedangkan menurut Madzhab Syafi’i dan Madzhab Hambali tidak membolehkan penarikan wakaf. Sehingga wakif tidak bisa menarik harta yang telah diwakafkannya. Penyebab Ikhtilaf Ulama, hal ini terjadi karena perbedaan pemahaman di antara mereka dan perbedaan nash (sunnah) yang sampai kepada mereka, selain itu karena pengetahuan dalam masalah hadis tidak sama Adapun persamaan dan perbedaan Ulama terhadap penarikan kembali harta wakaf persamaan nya adalah wakaf bertujuan memanfaatkan harta wakaf secara fungsinya dan memanfaatkan harta wakaf untuk kepentingan ibadah dan untuk memajukan kesejahteraan umum, perbedaannya madzhab Hanafi yang membolehkan penarikan harta wakaf, madzhab Maliki boleh menarik harta wakaf, madzhab Syafi’i, bahwa harta yang di wakafkan terlepas dari si wakif dan menjadi milik Allah, madzhab Hambali,bahwa kepemilikan harta wakaf berpindah kepada orang yang diwakafi.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Subjek: 2x4 Fiqh > 2x4.25 Pemberian > 2x4.252 Wakaf
Divisi: Fakultas Syari'ah > Hukum Keluarga
User Penyetor: Tina
Tanggal Disetorkan: 27 Des 2018 01:52
Perubahan Terakhir: 27 Des 2018 01:52
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/3283

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.