Ario, David (2025) Tafsir Sufistik dalam The Opening Al-Fatihah Commentary on The First Chapter of The Qur’an Karya Fethullah Gülen. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten.
|
Teks
S_IAT_211320120_Cover.pdf Download (164kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320120_Lampiran Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320120_Bab I.pdf Download (335kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320120_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (390kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320120_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (290kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320120_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (500kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320120_Bab V.pdf Download (174kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320120_Daftar Pustaka.pdf Download (209kB) |
Abstrak
Penelitian ini berjudul “Tafsir Sufistik Dalam The Opening: Al Fatihah Commentary on the First Chapter of the Qur’an karya Fethullah Gülen”. Fokus penelitian ini adalah mengkaji metode dan karakteristik penafsiran sufistik Fethullah Gülen dalam kitab tafsirnya yang secara khusus menafsirkan Surah Al-Fatihah. Pemilihan tema ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Al-Fatihah sebagai induk Al-Qur’an (umm al-kitāb) sekaligus syarat sahnya shalat, serta karena masih minimnya kajian yang menelaah dimensi sufistik Al-Fatihah, terutama dari perspektif pemikiran Fethullah Gülen. Tokoh yang dikenal luas sebagai ulama, sufi, cendekiawan, dan pendiri Gerakan Hizmet ini menawarkan penafsiran yang memadukan spiritualitas Islam klasik dengan kebutuhan manusia modern, sehingga menarik untuk diteliti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber primer penelitian adalah kitab The Opening: Al-Fatihah Commentary on the First Chapter of the Qur’an karya Fethullah Gülen, sementara sumber sekundernya meliputi buku-buku, jurnal, artikel ilmiah, serta literatur yang relevan dengan tafsir sufi dan pemikiran Gülen. Data dianalisis menggunakan metode content analysis untuk mengungkap pola metodologis, corak, dan karakteristik penafsirannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode penafsiran yang digunakan Gülen cenderung bersifat bi al-ra’yi (ijtihad rasional) dengan corak tematik, simbolis, filosofis, dan sufistik. Ia tidak menekankan aspek historis seperti asbāb al-nuzūl, melainkan lebih menyoroti makna batin, simbolisme, serta nilai moral universal dari ayat-ayat Al-Fatihah. Dari segi karakteristik, penafsiran Gülen dapat digolongkan ke dalam corak tafsir sufi naẓarī karena bertumpu pada kerangka filosofis dan simbolis yang memperkuat teori-teori sufistik, sekaligus menampilkan aspek reflektif dan puitis. Penafsirannya menonjol dalam menyeimbangkan nilai spiritualitas dengan tanggung jawab sosial, sehingga memberikan kontribusi besar dalam menjembatani tradisi sufistik dengan tantangan modernitas. Namun demikian, keterbatasan tafsir ini terletak pada minimnya dialog dengan khazanah tafsir klasik dan kurangnya eksplorasi aspek historis dan kritik tekstual. Tafsir sufistik Fethullah Gülen atas surah Al-Fatihah merupakan tafsir kontemporer yang menekankan pada makna batin, spiritualitas, dan etika moral. Tafsir ini merefleksikan gagasan neo-sufistik yang relevan dengan kebutuhan umat Islam modern, dengan menekankan keseimbangan antara pembersihan batin dan keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Tafsir sufistik, Fethullah Gülen, Al-Fatihah, neo-sufisme |
| Subjek: | 2x1 Al Quran dan ilmu yang terkait > 2x1.3 Tafsir Al-Quran |
| Divisi: | Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 27 Aug 2026 04:16 |
| Perubahan Terakhir: | 27 Aug 2026 04:16 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/19161 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
