Zahroh, Fitri Lutfia (2025) Keterampilan Sosial Anak Muallaf Baduy di Yayasan Al-Washliyah (Penelitian Etnografi di MI Al-Washliyah Kampung Margaluyu Kec. Leuwidamar Kab. Lebak Banten. Magister thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
T_PAI_232621105_Judul.pdf Download (142kB) |
|
|
Teks
T_PAI_232621105_Lampiran Depan.pdf Download (732kB) |
|
|
Teks
T_PAI_232621105_Bab I.pdf Download (358kB) |
|
|
Teks
T_PAI_232621105_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (621kB) |
|
|
Teks
T_PAI_232621105_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (390kB) |
|
|
Teks
T_PAI_232621105_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (587kB) |
|
|
Teks
T_PAI_232621105_Bab V.pdf Download (102kB) |
|
|
Teks
T_PAI_232621105_Daftar Pustaka.pdf Download (1MB) |
Abstrak
Perpindahan keyakinan agama dari tradisi lokal Baduy ke Islam bukan hanya menyentuh ranah spiritual, tetapi juga berdampak pada aspek sosial dan emosional anak-anak muallaf. Anak-anak yang mengalami transisi ini dihadapkan pada tantangan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru, nilai-nilai baru, serta sistem pendidikan yang berbeda dengan budaya asal mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi sosial, budaya, dan emosional anak-anak muallaf Baduy; mengkaji model pembinaan keterampilan sosial yang diterapkan oleh MI Al-Washliyah; serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Lokasi penelitian berada di MI Al-Washliyah Kampung Margaluyu, Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, yang merupakan salah satu sekolah Islam yang secara aktif melakukan pembinaan terhadap anak anak muallaf Baduy.Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak muallaf berada pada fase awal transisi budaya dan agama. Pihak sekolah dan yayasan menerapkan pendekatan pembinaan dalam keterampilan sosial yang bersifat humanistik, religius, dan berbasis budaya lokal. Kegiatan pembinaan dilakukan melalui pembiasaan nilai-nilai Islam, penguatan karakter, konseling, dan pendekatan individual. Faktor pendukung proses ini adalah komitmen guru, lingkungan religius, dan integrasi nilai lokal. Sementara itu, hambatan yang ditemukan antara lain berasal dari latar belakang keluarga, keterbatasan sumber daya, serta dampak psikososial dari perpindahan budaya.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Magister) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Keterampilan Sosial, Anak Muallaf, Suku Baduy, Etnografi, Pendidikan Islam |
| Subjek: | 2x6 Sosial Budaya Islam > 2x6.1 Masyarakat Islam > 2x6.12 Struktur Masyarakat Islam |
| Divisi: | Magister > Manajemen Pendidikan Islam |
| User Penyetor: | SIP irfan chudri halim |
| Tanggal Disetorkan: | 13 Aug 2026 03:10 |
| Perubahan Terakhir: | 13 Aug 2026 03:12 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/19079 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
