Ulfiyah, Ulfiyah (2025) Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pelajaran PAI (Studi Kasus di SMK Bani Salimah dan SMKN 1 Waringinkurung Kabupaten Serang). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
T_PAI_222621220_Cover.pdf Download (93kB) |
|
|
Teks
T_PAI_222621220_Lampiran Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
T_PAI_222621220_Bab I.pdf Download (328kB) |
|
|
Teks
T_PAI_222621220_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (447kB) |
|
|
Teks
T_PAI_222621220_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (198kB) |
|
|
Teks
T_PAI_222621220_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (631kB) |
|
|
Teks
T_PAI_222621220_Bab V.pdf Download (167kB) |
|
|
Teks
T_PAI_222621220_Daftar Pustaka.pdf Download (226kB) |
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta bagaimana penerapannya dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara, observasi partisipan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah :reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan kredibilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka di kedua sekolah tersebut telah mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah, meskipun masih terdapat keterbatasan dalam pelatihan guru dan pemanfaatan teknologi. Guru berupaya mengatasi hal tersebut dengan belajar mandiri melalui platform Merdeka Mengajar serta menyiapkan modul ajar, metode, dan media pembelajaran secara mandiri. Proses pembelajaran PAI yang dilakukan telah berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dengan enam indikator, meskipun pencapaiannya bervariasi di antara peserta didik. Faktor faktor yang mempengaruhi perkembangan kemampuan berpikir kritis antara lain motivasi belajar, dukungan guru melalui pembelajaran berdiferensiasi, serta kondisi internal peserta didik. Adapun hambatan yang dihadapi dalam implementasi kurikulum merdeka meliputi keterbatasan pemahaman guru, kurangnya minat belajar siswa, keterbatasan fasilitas pembelajaran, serta masih adanya guru yang enggan beradaptasi dengan teknologi. Kendala-kendala tersebut berdampak pada belum optimalnya pengembangan kemampuan berpikir kritis, sehingga diperlukan peningkatan pelatihan guru, penguatan fasilitas sekolah, dan inovasi strategi pembelajaran yang lebih variatif dan adaptif.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Kurikulum merdeka, pendidikan agama Islam, berpikir kritis |
| Subjek: | 300 Ilmu-ilmu Sosial > 370 Pendidikan > 375 Kurikulum |
| Divisi: | Magister > Pendidikan Agama Islam |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 15 Jul 2026 04:02 |
| Perubahan Terakhir: | 15 Jul 2026 04:02 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18859 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
