Jamilah, Dede (2024) الطبقة الاجتماعية في رواية رحلة ابن فطومة لنجيب محفوظ (دراسة الاجتماع الأدبي لماكس فيبر). Diploma atau S1 thesis, Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
![]() |
Teks
S_BSA_201360056_Cover.pdf Download (254kB) |
![]() |
Teks
S_BSA_201360056_Lampiran Depan.pdf Download (1MB) |
![]() |
Teks
S_BSA_201360056_BAB I.pdf Download (946kB) |
![]() |
Teks
S_BSA_201360056_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (811kB) |
![]() |
Teks
S_BSA_201360056_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (454kB) |
![]() |
Teks
S_BSA_201360056_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (1MB) |
![]() |
Teks
S_BSA_201360056_BAB V.pdf Download (275kB) |
![]() |
Teks
S_BSA_201360056_Daftar Pustaka.pdf Download (694kB) |
Abstrak
Novel “Rihlah Ibnu Fattouma” karya Naguib Mahfouz menceritakan perjalanan Qandil al-Anabi dalam mencari negeri ideal sebagai pelarian dari ketidakadilan di tanah kelahirannya. Sepanjang perjalanannya, ia berinteraksi dengan masyarakat yang beragam dan menyaksikan berbagai sistem sosial, budaya, serta struktur kekuasaan. Novel ini menyoroti tema-tema tentang ketidakadilan sosial, perbudakan, dan penindasan. Penelitian ini menganalisis representasi ketidakadilan sosial dalam novel tersebut dengan teori stratifikasi sosial Max Weber, yang mencakup dimensi kelas, status, dan kekuasaan sebagai faktor pembentuk ketimpangan sosial. Penelitian ini merumuskan tiga permasalahan utama: (5) Bagaimana stratifikasi kelas sosial (privilege) digambarkan dalam novel? (0) Bagaimana stratifikasi status sosial (prestise) digambarkan dalam novel? (3) Bagaimana stratifikasi kekuasaan (kekuatan) digambarkan dalam novel? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif jenis kepustakaan (library research), dengan teknik pengumpulan data simak dan catat, serta analisis deskriptif berdasarkan teori stratifikasi sosial Max Weber. Hasil penelitian menunjukkan adanya pembagian kelas sosial yang jelas dalam novel “Rihlah Ibnu Fattouma”, dari kelas bawah sebagai budak hingga kelas atas yang menikmati akses khusus terhadap pendidikan dan kekayaan. Status sosial tokoh juga dipengaruhi oleh prestise yang diwarisi atau dicapai, seperti terlihat pada ayah Qandil yang dihormati sebagai pedagang kaya. Selain itu, kekuasaan memiliki peran kuat, di mana tokoh berkuasa menggunakan posisinya untuk mengendalikan orang lain tanpa perlawanan. Berdasarkan teori Max Weber, penelitian ini menunjukkan bahwa ketidakadilan dalam novel tidak hanya dipicu oleh ekonomi, tetapi juga oleh prestise dan kekuasaan yang menekan lapisan sosial tertentu.
Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
---|---|
Kata Kunci (keywords): | Stratifikasi sosial, Max Weber, sosiologi sastra, Rihlah Ibnu Fattouma, Najib Mahfuz |
Subjek: | 800 Sastra, Retorika & Kritik > 890 lainnya literatur > 892 Afro-Asiatic literatures; Semitic literatures |
Divisi: | Fakultas Ushuluddin dan Adab > Bahasa dan Sastra Arab |
User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
Tanggal Disetorkan: | 26 Mar 2025 06:36 |
Perubahan Terakhir: | 26 Mar 2025 06:36 |
URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/16699 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |