Sari, Sintis (2025) Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 114/PUU-XX/2022 tentang Sistem Proposional Terbuka pada Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2024 Perspektif Fiqh Siyasah Dusturiyah. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_HTN_211120048_Cover.pdf Download (112kB) |
|
|
Teks
S_HTN_211120048_Lampiran Depan.pdf Download (781kB) |
|
|
Teks
S_HTN_211120048_Bab I.pdf Download (888kB) |
|
|
Teks
S_HTN_211120048_Bab II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (698kB) |
|
|
Teks
S_HTN_211120048_Bab III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (470kB) |
|
|
Teks
S_HTN_211120048_Bab IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (610kB) |
|
|
Teks
S_HTN_211120048_Bab V.pdf Download (404kB) |
|
|
Teks
S_HTN_211120048_Daftar Pustaka.pdf Download (144kB) |
Abstrak
Sistem Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan instrumen penting dalam sistem politik demokratis yang bertujuan mentransformasikan suara rakyat menjadi representasi dalam lembaga legislatif maupun eksekutif. Perumusan masalah penelitian ini adalah: (1) Apa pertimbangan hukum terhadap putusan mahkamah konstitusi nomor 114/PUU XX/2022 tentang kebijakan penerapan sistem proporsional terbuka pada pemilihan umum legislatif tahun 2024? (2) Bagaimana Perspektif Fiqih Siyasayh Dusturiyah Terhadap Penerapan Sistem Proporsional Terbuka Pada Pemilihan Umum Legislatif? Adapun tujuan penelitian ini (1) Untuk mengetahui pertimbangan Hukum terhadap putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 114/PUU XX/2022 tentang kebijakan penerapan sistem proporsional terbuka pada pemilihan umum legislatif Tahun 2024. (2) Untuk mengetahui perspektif fiqih siyasayh dusturiyah terhadap penerapan sistem proporsional terbuka pada pemilihan umum legislatif. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah metode penelitian berjenis kualitatif dengan pendekatan normatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan library research yang selanjutnya diolah dan dianalisis secara deskriptif sehingga menghasilkan suatu penelitian ilmiah. Sistem proporsional terbuka memberikan pemilih kebebasan untuk memilih langsung calon legislatif, meningkatkan representasi politik dan partisipasi masyarakat, namun juga menimbulkan dampak yaitu biaya pemilihan yang tinggi dan potensi untuk politik uang serta fragmentasi politik. Siyasah Dusturiyah tidak mengatur secara baku mengenai sistem proporsional terbuka atau tertutup dalam pemilihan umum.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Analisis putusan mahkamah konstitusi, sistem proposional terbuka, fiqh siyasah dusturiyah |
| Subjek: | 2x4 Fiqh > 2x4.6 Hukum Peradilan, Qada', Hukum Perdata Islam |
| Divisi: | Fakultas Syari'ah > Hukum Tata Negara |
| User Penyetor: | S.S.I Fadhilah NH |
| Tanggal Disetorkan: | 15 Jun 2026 12:53 |
| Perubahan Terakhir: | 15 Jun 2026 12:53 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18738 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
