Hubungan Toxic Parenting Dengan Kemandirian Remaja di Kampung Sawah Desa Labuan Kabupaten Pandeglang

Yulidar, Sherly (2025) Hubungan Toxic Parenting Dengan Kemandirian Remaja di Kampung Sawah Desa Labuan Kabupaten Pandeglang. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

[img] Teks
S_BKI_211340107_COVER.pdf

Download (344kB)
[img] Teks
S_BKI_211340107_LAMPIRAN DEPAN.pdf

Download (780kB)
[img] Teks
S_BKI_211340107_BAB I.pdf

Download (285kB)
[img] Teks
S_BKI_211340107_BAB II.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (520kB)
[img] Teks
S_BKI_211340107_BAB III.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (345kB)
[img] Teks
S_BKI_211340107_BAB IV.pdf
Restricted to Hanya staf repositori

Download (610kB)
[img] Teks
S_BKI_211340107_BAB V.pdf

Download (147kB)
[img] Teks
S_BKI_211340107_DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (167kB)

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara toxic parenting dengan kemandirian remaja di Kampung Sawah Desa Labuan Kabupaten Pandeglang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh masih ditemukannya orang tua yang menerapkan pola asuh bersifat toxic, seperti kritik yang merendahkan, kontrol yang berlebihan, kurangnya dukungan emosional, dan tuntutan yang tidak realistis. Pola asuh seperti ini diduga dapat menghambat perkembangan kemandirian remaja dalam hal mengatur diri, membuat keputusan, dan bertanggung jawab terhadap tindakannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 65 remaja (51 perempuan dan 14 laki-laki) di Kampung Sawah, dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket berskala Likert 5 poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Pearson Product Moment menggunakan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat toxic parenting mayoritas berada pada kategori sedang sebanyak 26 responden (40%), sedangkan tingkat kemandirian remaja mayoritas berada pada kategori sedang sebanyak 36 responden (55,4%). Hasil uji korelasi menunjukkan nilai r = 0,486 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,01), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara toxic parenting dengan kemandirian remaja. Semakin tinggi tingkat toxic parenting, maka semakin rendah tingkat kemandirian remaja. Oleh karena itu, diperlukan peran orang tua dalam menerapkan pola asuh yang sehat agar remaja dapat berkembang menjadi individu yang mandiri, percaya diri, dan bertanggung jawab.

Tipe Item/Data: Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1)
Kata Kunci (keywords): Toxic Parenting, Kemandirian Remaja, Pola Asuh, Hubungan Korelasional
Subjek: 100 Filsafat & Psikologi > 150 Psikologi > 155 Differential & psikologi perkembangan > 155.5 Psikologi Remaja
Divisi: Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam
User Penyetor: S.E. Amelia Nurazizah Wijaya
Tanggal Disetorkan: 10 Jun 2026 04:08
Perubahan Terakhir: 10 Jun 2026 04:08
URI: http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18728

Actions (login required)

Lihat Item Lihat Item

      is powered by EPrints 3 which is developed by the Islamic Institutional Repository UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. More information and software credits.