Auliya A, Moch. Nasrullah (2025) Pelecehan Seksual Verbal dan Nonverbal (Catcalling) (Studi Tafsir Aḥmad Muṣṭafā Al-Marāgī). Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_IAT_211320095_Cover.pdf Download (292kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320095_Lampiran Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320095_BAB I.pdf Download (892kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320095_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (494kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320095_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (592kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320095_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (536kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320095_BAB V.pdf Download (264kB) |
|
|
Teks
S_IAT_211320095_Daftar Pustaka.pdf Download (350kB) |
Abstrak
Catcalling merupakan salah satu bentuk penyimpangan sosial yang berbahaya, karena dapat merusak etika pergaulan serta mengganggu kenyamanan dan kesehatan mental, terutama bagi perempuan. Catcalling adalah pelecehan verbal berupa siulan, komentar, atau panggilan bernada seksual yang dilakukan di ruang publik, sehingga menjadi sumber ketidaknyamanan dan trauma bagi korban. Tindakan ini banyak terjadi di kalangan remaja dan sering dianggap sepele, padahal memiliki dampak psikologis dan moral yang serius. Dengan demikian, penulis merumuskan beberapa masalah dalam penelitian ini, di antaranya: 1) Bagaimana klasifikasi ayat terkait catcalling dalam Al-Qur‟an? 2) Bagaimana pandangan Al-Marā gī terkāit catcalling berdasarkan penafsiran Tafsir Al-Marā gī? Adapun tujuannya yaitu: 1) Untuk mengetahui klasifikasi ayat-ayat yang relevan dengan catcalling, dan 2) Untuk mengetahui pandangan Al-Marā gī terkait catcalling dalam penafsiran Al-Marā gī . Jenis penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan tafsir tematik (maudhū‟i). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Tafsir Al-Marā gī karya Ahmad Musthafa Al-Marā gī , sedangkan sumber sekunder berupa kitab tafsir, jurnal, dan buku yang relevan. Dapat disimpulkan bahwa dalam Al-Qur‟an tidak ditemukan istilah catcalling secara eksplisit, namun terdapat banyak ayat yang secara makna relevan dengan perilaku tersebut, seperti ayat-ayat tentang menjaga pandangan, berkata yang baik, dan larangan mencela orang lain. Di antaranya QS. Al-Hujurat: 11, QS. Al-Ahzab: 58, QS. An-Nur: 30-31, dan QS. An-Nisa: 148. Dalam Tafsir Al-Marāgī, tindakan seperti catcalling dipandang sebagai bentuk pelanggaran terhadap nilai adab dan akhlak Islam, serta cerminan dari lemahnya kontrol diri. Oleh karena itu, Islam mengajarkan untuk menahan pandangan, menjaga lisan, dan memperlakukan sesama dengan penuh penghormatan.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Catcalling, Al-Qur‟an, Tafsir Al-Marāgī |
| Subjek: | 2x1 Al Quran dan ilmu yang terkait > 2x1.3 Tafsir Al-Quran |
| Divisi: | Fakultas Ushuluddin dan Adab > Ilmu Alquran dan Tafsir |
| User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
| Tanggal Disetorkan: | 06 Mei 2026 08:48 |
| Perubahan Terakhir: | 06 Mei 2026 08:48 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18582 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
