Sakinawati, Erni (2025) Analisis Subjective Well-Being pada Perempuan yang Menikah Muda di Kota Cilegon. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_BKI_211340178_Cover.pdf Download (134kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340178_Lampiran Depan.pdf Download (845kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340178_BAB I.pdf Download (234kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340178_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (345kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340178_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (205kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340178_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (265kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340178_BAB V.pdf Download (42kB) |
|
|
Teks
S_BKI_211340178_Daftar Pustaka.pdf Download (179kB) |
Abstrak
Subjective well-being adalah ketika individu mengevaluasi, melakukan penilaian, atau memberi pandangan terhadap kehidupannya yang mencakup kepuasan hidup, afek positif, dan afek negatif. Fenomena menikah muda masih banyak ditemui di masyarakat, baik karena faktor diri sendiri, sosial, pendidikan, ekonomi, maupun hamil diluar nikah. Perempuan yang menikah di usia muda belum sepenuhnya memiliki kesiapan emosional yang cukup, sehingga tidak mudah dalam menghadapi berbagai dinamika dalam hubungan rumah tangganya. Ketidaksiapan ini sering kali berujung pada konflik yang berkepanjangan dan akhirnya terjadi perceraian. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan faktor- faktor yang mempengaruhi subjective well-being pada perempuan yang menikah muda di Lingkungan Ciora Wetan, Kota Cilegon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan fenomenologi. Jumlah subjek pada penelitian ini sebanyak 4 perempuan yang menikah muda dan informan sebanyak 8 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam terhadap subjek. Kemudian menggunakan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan yang digunakan untuk menganalisis data. Penelitian ini juga menggunakan teknik triangulasi sumber untuk memvalidasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan subjek memiliki subjective well-being yang cukup baik. Mereka merasa bersyukur dan bahagia terhadap kehidupan pernikahan yang dijalaninya, meskipun harus menghadapi berbagai dinamika rumah tangga. Faktor eksternal yang paling berpengaruh terhadap kesejahteraan subjektif mereka adalah dukungan sosial, terutama dari suami dan keluarga. Dukungan tersebut memberikan rasa aman, motivasi, dan keyakinan bahwa mereka mampu menjalani kehidupan pernikahan dengan baik. Selain itu, faktor internal seperti kebersyukuran, forgiveness, kepribadian, harga diri dan spiritualitas juga berperan besar dalam menjaga keseimbangan emosional. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa beberapa subjek mengalami afek negatif seperti seperti kecemasan, kesedihan, dan kemarahan dalam kehidupan pernikahan. Bentuk emosi negatif tersebut umumnya muncul karena faktor keluarga, masa depan, ekonomi, dan komunikasi dengan pasangan.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Subjective well-being, Perempuan, Menikah muda |
| Subjek: | 100 Filsafat & Psikologi > 150 Psikologi > 155 Differential & psikologi perkembangan |
| Divisi: | Fakultas Dakwah > Bimbingan dan Konseling Islam |
| User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
| Tanggal Disetorkan: | 06 Apr 2026 04:47 |
| Perubahan Terakhir: | 06 Apr 2026 04:47 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18460 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
