Ziozen, Radika Aji (2025) Anti Korupsi dalam Perspektif Nasaruddin Umar. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_AFI_191310017_Cover.pdf Download (511kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310017_Lampiran Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310017_BAB I.pdf Download (431kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310017_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (322kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310017_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (672kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310017_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (435kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310017_BAB V.pdf Download (277kB) |
|
|
Teks
S_AFI_191310017_Daftar Pustaka.pdf Download (336kB) |
Abstrak
era globalisasi saat ini, beberapa isu tentang karakter atau moral yang menjadi isu yang sangat ramai diperbincangkan, mengingat banyak sekali penyimpangan moral yang terjadi yang utama dikalangan generasi muda. Sebagai contoh tawuran antar pelajar, seks bebas, narkoba, mencontek, lunturnya nilai-nilai budaya timur seperti hilangnya sopan santun, kurangnya rasa saling menghargai dan menghormati, lunturnya nilai kejujuran yang mengakibatkan timbulnya perilaku korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah dalam skripsi ini adalah : 1) Bagaimana pandangan Nasaruddin Umar tentang korupsi, 2) Apa hukuman bagi pelaku korupsi menurut Nasaruddin Umar, 3) Bagaiman cara pencegahan dan solusi pemberantasan korupsi menurut Nasaruddin Umar. Adapun tujuan penelitian dari skripsi ini adalah : 1) Mengidentifikasi dan memahami tentang korupsi menurut Nasaruddin Umar, 2) Mengidentifikasi apa hukuman bagi pelaku korupsi menurut Nasaruddin Umar, 3) Mengidentifikasi bagaimana cara pencegahan dan solusi pemberantasan korupsi menurut Nasaruddin Umar. Penelitian ini mengambil jenis penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode pendekatan filosofis, yang memberi gagasan atau pemikiran yang bersifat fundamental. Pengumpulan data dalam skripsi ini menggunakan library research dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Dari data yang diperoleh kemudian diolah dengan metode deskriptif, lalu diinterpretasikan dan dianalisis selanjutnya dikomparasikan untuk menemukan persamaan dan perbedaan dalam penelitian anti korupsi Dari hasil penelitian, korupsi diidentikkan dengan istilah risywah, yaitu suaatu tindakan yang dilakukan secara sadar untuk memperkaya diri atau orang lain dengan cara-cara yang tidak sah (bathil). Risywah berasal dari kata rasya yang berarti menyuap (al-jalu), kemudian membentuk kata risywah yang berarti suatu upaya untuk mencapai tujuan dengan cara menyogok. Di dalam Islam risywah ialah suatu yang amat tercela. Bahkan semua pihak yang terlibat di dalamnya yang termasuk mendapatkan peringatan.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Korupsi, Anti Korupsi, KKN |
| Subjek: | 300 Ilmu-ilmu Sosial > 360 Sosial masalah & layanan sosial > 364 Kriminologi |
| Divisi: | Fakultas Ushuluddin dan Adab > Aqidah dan Filsafat Islam |
| User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
| Tanggal Disetorkan: | 04 Des 2025 08:26 |
| Perubahan Terakhir: | 04 Des 2025 08:26 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/17798 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
