Wulandari, Anisa (2026) Hubungan Kemandirian Dengan Homesickness Pada Santri Baru Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kragilan Kabupaten Serang Banten. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_KPI_211340114_COVER.pdf Download (293kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211340114_LAMPIRAN DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
Teks
S_KPI_211340114_BAB I.pdf Download (842kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211340114_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (741kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211340114_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (920kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211340114_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (1MB) |
|
|
Teks
S_KPI_211340114_BAB V.pdf Download (121kB) |
|
|
Teks
S_KPI_211340114_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (180kB) |
Abstrak
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang berperan penting dalam membentuk karakter dan kemandirian santri baru. Namun, santri baru sering kali menghadapi tantangan psikologis berupa homesickness yang dapat mempengaruhi proses adaptasi mereka di lingkungan pesantren. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui tingkat kemandirian pada santri baru Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kragilan Kabupaten Serang Banten, 2) Mengetahui tingkat homesickness pada santri baru, 3) Mengetahui hubungan kemandirian dengan homesickness pada santri baru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 60 santri baru berusia 16-19 tahun, dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa angket Skala Likert yang disusun berdasarkan teori kemandirian Erikson dan teori homesickness Thurber & Walton, serta telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data di analisis menggunakan uji korelasi statistik Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Tingkat kemandirian santri baru sebagian besar berada pada kategori tinggi (65%), 2) Tingkat homesickness santri baru juga sebagian besar berada pada kategori rendah (85%), 3) Uji korelasi Pearson menunjukkan nilai koefisien Hasil uji statistik dengan teknik korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,837 dengan signifikansi (2-tailed) <0,001. Nilai ini menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara variabel kemandirian dan kerinduan pada santri baru. Nilai korelasi ini termasuk kategori hubungan yang kuat, sehingga semakin tinggi tingkat kemandirian, maka cenderung semakin rendah homesickness yang dialami oleh santri baru. Oleh karena nilai signifikansi <0,05 (p<0,05), nilai koefisien korelasi -0,837 menunjukkan hubungan negatif yang kuat dan signifikan. Maka, secara statistik hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Kata Kunci (keywords): | Kemandirian, Homesickness, Santri Baru, Pondok Pesantren. |
| Subjek: | 300 Ilmu-ilmu Sosial > 302 Interaksi Sosial, Hubungan Antarpersonal > 302.2 Komunikasi > 302.22 > 302.224 Komunikasi Verbal |
| Divisi: | Fakultas Dakwah > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| User Penyetor: | S.E. Amelia Nurazizah Wijaya |
| Tanggal Disetorkan: | 16 Jul 2026 07:13 |
| Perubahan Terakhir: | 16 Jul 2026 07:13 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18863 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
