Pifa, Pifa (2024) Peran Industri Kecil dan Menengah (IKM) Tegal Maja dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Kerajinan Anyaman Bambu. Diploma atau S1 thesis, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
|
Teks
S_PMI_201530097_Cover.pdf Download (134kB) |
|
|
Teks
S_PMI_201530097_Lampiran Depan.pdf Download (613kB) |
|
|
Teks
S_PMI_201530097_BAB I.pdf Download (365kB) |
|
|
Teks
S_PMI_201530097_BAB II.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (175kB) |
|
|
Teks
S_PMI_201530097_BAB III.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (340kB) |
|
|
Teks
S_PMI_201530097_BAB IV.pdf Restricted to Hanya staf repositori Download (278kB) |
|
|
Teks
S_PMI_201530097_BAB V.pdf Download (116kB) |
|
|
Teks
S_PMI_201530097_Daftar Pustaka.pdf Download (185kB) |
Abstrak
PermasalahanPemutusan Hubungan Kerja (PHK). Maraknya pengangguran mengakibatkan kemiskinan karena ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Potensi warisan nenek moyang Desa Tegal Maja memberi sebuah harapan untuk kelangsungan hidup masyarakat Desa Tegal Maja. Melalui IKM pelaksanaan kegiatan pemberdayaan kerajinan anyaman bambu memberi banyak manfaat untuk kesejahteraan masyarakat Desa Tegal Maja. Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :1) Bagaimana peran Industri Kecil Dan Menengah (IKM) Tegal Maja dalam pemberdayaan masyarakat melalui kerajinan anyaman bambu? 2) Bagaimana tahapan proses pelaksanaan Industri Kecil Dan Menengah (IKM) Tegal Maja dalam pemberdayaan masyarakat melalui kerajinan anyaman bambu? 3) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan Industri Kecil Dan Menengah (IKM) Tegal Maja dalam pemberdayaan masyarakat melalui kerajinan anyaman bambu? Penelitian ini bertujuan 1) Untuk menjelaskan peran Industri Kecil Dan Menengah (IKM) Tegal Maja dalam pemberdayaan masyarakat melalui kerajinan anyaman bambu. 2) Untuk menjelaskan tahapan proses pelaksanaan Industri Kecil Dan Menengah (IKM) Tegal Maja dalam pemberdayaan masyarakat melalui kerajinan anyaman bambu. 3) Untuk memahami faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan Industri Kecil Dan Menengah (IKM) Tegal Maja dalam pemberdayaan masyarakat melalui kerajinan anyaman bambu. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, wawancara, dokumentasi dan analisis data. penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-April 2024. Lokasi penelitian dilaksanakan di Desa Tegal Maja Kecamatan Kragilan Kabupaten Serang Provinsi Banten dengan jumlah informan dalam penelitian ini adalah 8 orang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa masyarakat Desa Tegal Maja mengalami penurunan ekonomi pasca covid-19 adapun peran Industri Kecil dan Menengah (IKM) sebagai katalisator yang menggerakan masyarakat untuk membangkitkan semangat meneruskan warisan nenek moyang sebagai pengrajin, peran IKM sebagai mediator yaitu memecahkan masalah pengangguran di Desa Tegal Maja, dengan peningkatan skill menganyam dan peran IKM sebagai linker yang menghubungkan para pengrajin lokal untuk mengakses pasar.
| Tipe Item/Data: | Skripsi/Tesis/Disertasi (Diploma atau S1) |
|---|---|
| Subjek: | 300 Ilmu-ilmu Sosial > 307 Komunitas > 307.12 Sosiologi Kemasyarakatan |
| Divisi: | Fakultas Dakwah > Pengembangan Masyarakat Islam |
| User Penyetor: | S.Hum Prihantini Noor Akmalia |
| Tanggal Disetorkan: | 13 Jul 2026 01:31 |
| Perubahan Terakhir: | 13 Jul 2026 01:31 |
| URI: | http://repository.uinbanten.ac.id/id/eprint/18787 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Item |
